Technologue.id, Jakarta – Upaya Microsoft memberangus konten berbau pornografi di mesin pencari Bing selama hampir setahun terakhir, belum membuahkan hasil. Pasalnya, Bing dilaporkan masih menyajikan pornografi anak.

Dilansir dari The New York Times pada Senin (9/11/2019), bahwa perusahaan teknologi itu gagal dalam menangani pornografi anak pada platform mereka.

Januari lalu, Bing dipanggil untuk mengungkap pornografi anak dan mengatakan telah melakukan yang terbaik untuk menyaring materi tersebut dan berkomitmen untuk menjadi lebih baik setiap saat. Tetapi seorang mantan eksekutif Microsoft mengatakan kepada Times bahwa tampaknya perusahaan gagal dalam menangani kasus ini.

Diketahui, bahwa 10 tahun lalu Microsoft membantu menciptakan perangkat lunak bernama PhotoDNA yang dapat digunakan untuk mengenali foto, bahkan foto yang telah diedit sekalipun, dan membandingkannya dengan basis data. Tapi, Bing dan mesin pencari lainnya yang menggunakan hasil Bing menyajikan hasil yang tidak sesuai dengan PhotoDNA.

Microsoft mengatakan telah berupaya menggunakan kombinasi PhotoDNA dan moderasi manusia untuk menyaring konten, tetapi semua itu belum tentu sempurna, ada kemungkinan mengalami kesalahan.

Juru bicara Microsoft mengatakan kepada Times, “Ini menjadi perhatian kami, kami telah menemukan dan memperbaiki beberapa masalah dalam algoritma kami untuk mendeteksi gambar yang melanggar hukum.”