Technologue.id, Jakarta – Sudah mampu membuat sistem operasi terpopuler sejagat sampai perangkat augmented reality (AR), kini Microsoft melirik bisnis ganja. Namun, yang sah secara hukum.

Engadget (20/6/16) melaporkan kalau raksasa Redmond itu telah bekerja sama dengan startup penjualan ganja resmi bernama Kind. Keduanya akan membuat aplikasi cloud berbasis Azure milik Microsoft untuk melacak ganja hingga siap jual. Mereka ingin membantu penjual ganja legal menemukan konsumen lebih mudah dan bergerak di koridor hukum.

Di Amerika Serikat, penjual ganja legal mendapat tantangan yang berat. Misalnya, mereka kesusahan mendapat dana pinjaman dari bank. Kesulitan ini yang nampaknya ingin ditangani, yaitu dengan mempopulerkannya ke masyarakat.

Akan tetapi, Microsoft dan Kind bakal tetap berhati-hati dengan aturan. Sebab, sejauh ini baru 25 negara bagian AS yang melegalkan ganja, baik untuk penggunaan medis atau rekreasi.