Technologue.id, Jakarta – Musim panas ini, Microsoft Jepang melakukan eksperimen dengan menerapkan waktu kerja empat hari dalam seminggu bagi karyawannya. Hasilnya, produktifitas pekerja naik hampir 40% dibanding dengan musim yang sama di tahun lalu.

Empat hari kerja dalam seminggu ini bertujuan untuk menyeimbangkan pekerjaan dengan jam istirahat. Jam kerja yang berlebihan dapat membuat karyawan tertekan dan mengalami stres. Seperti diketahui, Jepang sendiri dikenal dengan jam kerja terpanjang di dunia.

Dilansir dari CNBC, Rabu (6/11/2019), raksasa teknologi itu juga mengalami penurunan biaya operasional, dikarenakan adanya penurunan dalam penggunaan listrik sebesar 23% dan penggunaan kertas 58%. Dari hasil tersebut, Microsoft Jepang disambut positif oleh mayoritas karyawannya.

Microsoft Jepang berencana untuk menjalankan program serupa di musim dingin, diikuti banyak perusahan besar dunia menerapkan empat hari kerja dalam seminggu untuk meningkatkan produktivitas yang berujung pada peningkatan keuntungan bagi perusahaan.