Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Microsoft Sediakan SQL Server 2017 untuk Linux di Indonesia
SHARE:

Technologue.id, Jakarta – Microsoft Sediakan SQL Server 2017 untuk Linux di Indonesia Salah satu software manajemen database client/server, Microsoft SQL 2017, akhirnya hadir di Indonesia untuk platform Linux. Ketersediaannya sendiri resmi mulai Kamis (08/02/2018) dan diharapkan dapat menjadi solusi terbaik untuk data, aplikasi, atau platform dalam jenis apa pun yang dipakai pihak-pihak terkait di sini.

Baca juga: 

Microsoft Office 2019 Tak Bisa Di-install di Semua Windows!

SQL Server pada Linux dibekali dengan fitur SQL Server Agent, sistem otentikasi Azure Active Directory (Azure AD), sistem pemulihan data, serta kesesuaian antara SQL Server pada Windows dan Linux plus experience yang familiar dan cocok dengan Linux. Sementara SQL Server 2017 sendiri punya fitur-fitur baru semacam dukungan untuk mengolah data grafis dan kemampuan untuk melakukan machine learning pada database secara real-time.

Baca juga: 

Microsoft Mampir ke NTT, Bekali Para Pelajar dengan Skill Digital

Yos Vincenzo, Cloud Enterprise Business Group Lead Microsoft Indonesia, menjelaskan, "Sebagai satu dari keempat pilar transformasi digital, kami ingin memberdayakan pelanggan kami dalam mengoptimalkan operasi tanpa membatasi kemungkinan ini pada sistem operasi yang telah digunakan dalam bisnis. "Tersedianya SQL Server 2017 pada Linux memungkinkan semakin banyak usaha di Indonesia yang sudah menggunakan Linux sebagai sistem operasi untuk memanfaatkan performa dan keamanan unggulan yang dimiliki Server SQL dan memodernisasi sistem manajemen database mereka," tambahnya.

Baca juga: 

Microsoft Jadi Akuisisi EA?

Sebagai informasi tambahan, mulai SQL Server 2016, perangkat yang bisa didukung adalah yang memakai prosesor x64 saja. Implementasinya di dunia profesional sendiri beragam, dari perusahaan software, hardware, telco, rumah sakit, asuransi, sampai marketing dan periklanan. Untuk mengetahui pricing lengkapnya, Anda bisa langsung mengunjungi situs resmi Microsoft.

SHARE:

Selain Brain Cipher, 3 Grup Hacker Ini Pernah Serang Indonesia

Elon Musk Lolos dari Pembayaran Rp8 Triliun untuk Mantan Karyawan Twitter