Technologue.id, Jakarta – Entah bosan menggarap pasar smartphone yang tak kunjung menghasilkan atau ingin mengikuti tren self-driving car, Microsoft terendus sedang mencari jalan untuk masuk ke industri tersebut.

“Kami tidak akan cuma membuat mobil pintar, tetapi juga mobil pintar beserta asisten untuk pengemudi,” tutur Peggy Johnson, VP Business Development Microsoft pada laman WSJ (8/6/16).

Lebih lanjut, Microsoft ingin pengendara mobil bisa memanfaatkan layanan mereka di tengah aktivitas mengemudi, contohnya layanan cloud untuk bisnis, Office 365, atau mungkin OS Windows. Peggy turut mengklaim kalau raksasa Redmond bahkan sedang dalam proses untuk bekerja sama dengan sejumlah produsen otomotif.

Sejauh ini, sudah ada perusahaan kelas kakap yang terjun untuk menggarap teknologi transportasi masa depan, contohnya Tesla dan Google. Bahkan Apple juga sudah selangkah lebih maju dibanding Microsoft dengan menyediakan CarPlay, penyedia fitur hiburan di dalam mobil.