Technologue.id, Jakarta – Selama ini, Intel memproduksi chipset dan prosesornya secara mandiri dengan menggunakan pabrik sendiri. Namun beberapa tahun terakhir, prosesor buatannya tak mengalami kenaikan performa yang signifikan. Dan melihat pabrik semikonduktor lain yang lebih berkembang, tampaknya mereka tertarik untuk melakukan kerja sama.

Baca Juga:
Kalah Saing, Intel Hengkang dari Bisnis Modem 5G untuk Smartphone

Mengutip dari SamMobile (19/06/19), Samsung dan Intel belakangan ini dikabarkan sudah melakukan pembicaraan khusus mengenai kemungkinan untuk melakukan produksi prosesor Rocket Lake yang berbasis 14 nm. Dan negosiasi antara keduanya pun kini sudah memasuki final.

“Kami tahu bahwa ada negosiasi kontrak dengan Intel. Namun yang hanya dikabarkan, saat ini sedang dalam tahap akhir”, isi sebuah laporan yang didapatkan oleh sumber terpercaya.

Baca Juga:
Intel Mau Bikin Laptop yang Tahan Hingga 9 Jam

Jika rumor tersebut benar, Samsung rencananya akan mulai memproduksi prosesor Intel Rocket Lake secara massal pada kuartal keempat tahun 2020. Dan nantinya, perangkat yang sudah menggunakan prosesor tersebut baru akan dipasarkan pada 2021.

Belakangan ini, Samsung mendapatkan banyak proyek untuk memproduksi komponen semikonduktor. Selain Intel, sebelumnya mereka juga dipercaya oleh Qualcomm untuk memproduksi chipset mobile kelas flagship, Snapdragon 865. Tak cuma itu, Nvidia dan IBM pun sudah melakukan kerja sama dengan Samsung.