Mitra Tokopedia Perluas Layanan, Kini Bayar Pajak Bisa Lewat Warung

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Tokopedia melalui Mitra Tokopedia terus fokus mengakselerasi adopsi platform digital bagi para pegiat usaha tradisional.

Ini dilakukan termasuk kepada para pemilik warung, toko kelontong dan usaha sejenisnya, bahkan di tengah pandemi seperti sekarang ini.

“Selama hampir tiga tahun, Mitra Tokopedia telah membantu jutaan pegiat usaha tradisional di lebih dari 500 kota,” kata Head of New Retail Tokopedia, Karina Susilo, Kamis (12/8/2021).

“Dan saat ini, Mitra Tokopedia sudah menjangkau Purwokerto, Jember, Medan Barat, Tegal hingga Banjarmasin,” tambahnya.

Baca Juga:

Tokopedia HyperLocal Percepat Digitalisasi UMKM Lokal


Karina menyebut jumlah kota yang dijangkau Mitra Tokopedia meningkat sangat pesat. Tak tanggung-tanggung, peningkatan mencapai lebih dari 2x lipat.

Selain jangkauan kota yang bertambah banyak, Karina juga menyebut Mitra Tokopedia saat ini telah menghadirkan sederet fitur tambahan.

Bukan hanya fitur Grosir, fitur Penjualan Produk Digital dan fitur Catat Hutang saja, tapi juga fitur pembayaran Penerimaan Negara.

“Fitur ini memungkinkan masyarakat bisa membayar pajak dan penerimaan negara, mulai dari PBB, SBN, Pajak Online, Bea Cukai, PNBP dan lainnya, lewat warung,” terangnya.

Baca Juga:

Tokopedia Tekno Suguhkan Jajaran Brand Elektronik Lokal, Jamin Harga Termurah


Menurut riset Tokopedia Oktober 2020, pegiat usaha tradisional yang mengadopsi Mitra Tokopedia merasakan berbagai dampak positif.

5 dari 10 Mitra bisa punya tabungan tambahan. Di sisi lain, hampir 80% Mitra meraih keuntungan tambahan lebih dari 2x lipat.


Erni, yang bergabung menjadi Mitra Grosir di Palembang sejak 2019 mengaku merasakan hal itu. Ia mengaku omzetnya naik dibanding sebelum memakai Mitra Tokopedia.

“Penghasilan dari warung bisa saya gunakan untuk membeli kebutuhan rumah tangga, menyekolahkan anak hingga membantu orang tua,” tuturnya.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories