Technologue.id, Jakarta – Monster Hunter Outlanders resmi membuka fase Closed Beta Test (CBT) kedua dengan menghadirkan pengalaman berburu monster berbasis open world yang lebih luas. Game ini dikembangkan oleh TiMi Studio Group dan membawa lisensi resmi dari Capcom untuk platform mobile.

CBT kedua ini memperluas cakupan pengujian dengan menghadirkan lebih banyak pemain dari berbagai wilayah serta peningkatan sistem gameplay. Menurut laporan terbaru, pengujian ini difokuskan pada stabilitas server, mekanik eksplorasi, dan keseimbangan sistem pertarungan.

Baca Juga: Fuga: Melodies of Steel Resmi Meluncur ke Mobile, JRPG Tank Legendaris Siap Guncang Android dan iOS

Monster Hunter Outlanders dirancang sebagai game action RPG open world dengan elemen survival dan eksplorasi lingkungan yang dinamis. Pemain dapat berburu monster, mengumpulkan sumber daya, serta membangun strategi berburu dengan berbagai jenis senjata dan karakter.

Fitur teknis mencakup sistem cuaca dinamis, dunia terbuka luas, serta mekanisme pertarungan real-time yang lebih fleksibel dibanding seri klasiknya. Dibandingkan game Monster Hunter sebelumnya di mobile, Outlanders menghadirkan pendekatan yang lebih modern dengan fokus eksplorasi bebas.

Selain itu, CBT kedua juga menghadirkan peningkatan visual grafis, optimalisasi performa, serta penyesuaian kontrol agar lebih nyaman dimainkan di perangkat mobile. Perubahan ini menunjukkan upaya developer untuk menghadirkan pengalaman yang mendekati kualitas konsol dalam versi mobile.

Baca Juga: Genesis War Siap Gempur Pasar Indonesia, Soft Launch Jadi Langkah Awal Menuju Rilis Global

Dari sisi strategi, Capcom dan TiMi Studio memanfaatkan fase beta untuk mengumpulkan feedback pemain sebelum peluncuran global resmi. Target pasar game ini mencakup penggemar Monster Hunter lama serta pemain baru yang menyukai game open world berbasis aksi.

Secara keseluruhan, Monster Hunter Outlanders berpotensi menjadi salah satu game mobile besar di segmen open world action RPG. Bagi pemain di Indonesia, kehadiran CBT ini menjadi peluang awal untuk merasakan pengalaman berburu monster generasi terbaru.