Technologue.id, Jakarta – Masuknya Motorola Moto Z ke Indonesia di awal 2017 ini membuka babak baru bagi brand tersebut dalam berbisnis di Indonesia. Setelah dikenal dengan ponsel seri RAZR-nya, kembalinya Motorola dengan membawa Moto Z yang bersifat modular sedikit banyak telah menancapkan standar baru di pasar smartphone modern.

Namun, Motorola tak sendiri. Brand lain yang juga bangun dari tidur panjangnya adalah Nokia. Bekerja sama dengan HMD Global, pabrik asal Finlandia itu merilis Nokia 6.

Di antara keduanya, mana yang spesifikasinya lebih oke? Berikut komparasi yang sudah redaksi persiapkan.

Bodi
Mencari ponsel tipis? Moto Z adalah jawaban yang paling masuk akal. Dengan berat hanya 136 gram, ketebalan bodi gawai yang diperkenalkan pada Juni 2016 itu cuma 5,2 mm. Nokia 6 dengan ukuran layar yang sama sedikit lebih berat dan tebal, dengan 169 gram dan 8,4mm.

Moto Z pakai bodi tipis yang bisa diubah-ubah (source : teknovudu)

Layar
Walau sama-sama mengusung layar 5,5 inci, tipe layar Moto Z lebih baik, yaitu AMOLED berbanding IPS LCD. Resolusi, kerapatan, dan screen-to -body ratio Moto Z juga lebih tinggi. Detailnya 1440×2560 piksel berbanding 1080×1920 piksel, 535 ppi berbanding 403 ppi, serta 72 persen berbanding 70,7 persen.

Proteksi layar Moto Z pun lebih modern, karena sudah dilindungi Corning Gorilla Glass 4. Sedangkan Nokia 6 masih Gorilla Glass 3.