Technologue.id, Jakarta – Laju perkembangan dunia Information Technology (IT) memang terus bergerak dengan cepat. Berbagai penemuan baru di bidang IT berdampak di berbagai sektor industri, sehingga tidak heran kebutuhan akan profesi programmer kian meningkat di berbagai perusahaan.

Sinar Mas Land menjadi salah satu pihak yang sedang gencar mengembangkan komunitas IT seiring dengan transformasi BSD City menjadi Smart City.

Untuk itu sejak pertengahan tahun 2017 lalu, Sinar Mas Land menggelentorkan program beasiswa pembuatan coding yang bekerja sama dengan PT. Walden Global Services atau WGS Hub. Program beasiswa ini memang ditujukan untuk putra putri Tangerang yang memiliki potensi namun terkendala biaya.

Baca juga:

- Advertisement -

Teror WannaCry Belum Berakhir, Indonesia Jadi Target Terbesar!

Salah satu putra terbaik Tangerang yang berhasil mengantongi beasiswa ini adalah Muchamad Galih. Sosok kelahiran 31 Mei 1998 lalu kini sedang berusaha meraih cita citanya sebagai seorang programmer handal di perusahaan Google.

Impian Galih menjadi seorang programmer di perusahaan besar seperti Google mesti dilalui dengan jalan terjal. Faktor ekonomi menjadi pengganjal mimpinya. Namun ia sadar, dimana ada niat, disana pasti ada jalan.

“Saya yakin persoalan biaya bisa diatasi asalkan kita mampu menunjukan potensi diri dan sejak SD saya sudah mulai suka dunia IT. Alhamdulilah saya berhasil menjadi salah satu penerima beasiswa coding dari WGS Hub BSD City yang bekerjasama dengan Sinar Mas Land. Semoga ini menjadi salah satunya jalan meraih impian saya,” ujar Galih.

Anak pertama dari dua bersaudara ini mulai tertarik dengan dunia IT sejak kelas 6 SD. Mulai belajar coding secara otodidak di warnet, dikarenakan orang tua yang tidak mampu membayar layanan internet membuat Galih tak pernah patah semangat.

Baca juga:

2 Tahun Hilang di Lautan, Kamera Ini Ditemukan Berfungsi Normal

Pasca menyelesaikan pendidikan di SMKN 6 Kabupaten Tangerang dengan jurusan multimedia, Galih sangat ingin melanjutkan kuliah namun kondisi ekonomi keluarganya membuat dirinya harus bisa berusaha keras untuk membiayai sendiri kuliahnya.

“Ketika ingin kuliah, saya melihat sebuah pengumuman di The Breeze BSD City mengenai program beasiswa coding yang diselengarakan WGS Hub bekerja sama dengan Sinar Mas Land. Langsung saya ikuti serangkaian tes beasiswa dan keterima,” kenang Galih.

Sejak kecil minat Galih memang di dunia IT, sehingga tidaklah sulit untuk mempelajari ilmu tersebut meskipun bagi sebagian orang menganggap profesi sebagai programmer adalah sulit karena harus mumpun di bidang matematika dan logika.

Potensi Galih ternyata langsung disadari. Tidak butuh waktu lama ia langsung ditawari bekerja oleh WGS Hub sebagai salah satu trainer dan programmer.

“Dari hasil gaji yang saya dapat, saya gunakan untuk biaya kuliah. Saya gunakan waktu saya di pagi hari hingga sore untuk bekerja, kemudian saya belajar di kampus dari pukul 18.30 hingga 21.30,” cerita Galih.

Baca juga:

Patahkan Prediksi, Team NXL Rebut Gelar Juara MPL 2018

Meskipun mengaku lelah, tetapi rutinitas itu ia lakukan dengan sepenuh hati, karena dirinya ingin mengangkat derajatnya dan tentu keluarga yang ia cintai melalui pendidikan.

Sosok Galih menjadi potret penerima program beasiswa pembuatan coding yang ditawarkan WGS Hub dan Sinar Mas Land. Diharapkan melalui pendidikan ini, maka akan dapat mengangkat martabat putra putri berpotensi dari Tangerang.