Technologue.id, Jakarta – Mengekor pandemi global virus Corona, NASA mewajibkan sebagian besar karyawannya untuk bekerja di rumah. Ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus Corona di lingkungan kerja Badan Antariksa Amerika Serikat tersebut.

Dilansir dari Click Orlando pada Kamis (19/3/2020), Jim Bridenstine selaku administrator dari NASA mengatakan, “Semua pegawai dan kontraktor diwajibkan bekerja jarak jauh sampai pemberitahuan selanjutnya. Bagi personel yang penting untuk misi diberikan akses untuk ke on site.”

Baca Juga
Tingkat Polusi Udara Ikut Turun Berkat Karantina di Tengah Corona

Belum diketahu hingga kapan kebijakan ini akan berlaku, namun dikatakan bahwa karyawan yang mempunyai peran kunci dalam misi akan tetap diberikan akses ke kantor. Sedangkan untuk karyawan lainnya diwajibkan untuk bekerja di rumah.

Langkah ini diambil NASA setelah seorang karyawannya di Pusat Penelitian Ames NASA di California dinyatakan positif terjangkit virus Corona. Bridenstine juga menyebut akan terus berkoordinasi dengan Gugus Tugas Virus Corona Gedung Putih dan mitra antar-lembaga dalam merespon virus asal Wuhan ini.

Baca Juga
Jack Ma Bagikan Pedoman Penanganan Virus Corona

NASA sendiri mengaku baru pertama kali berada disituasi ini. Dimana tingkat kewaspadaan ditaikkan ke level 3 yang memaksa mereka meliburkan sebagian besar karyawannya.

Korban meninggal di Ameria Serikat sendiri saat ini sudah mencapai 150 orang. Menurut data Universitas John Hopkins di Mayland, Amerika Serikat, terdapat 9.400 kasus yang telah terkonfirmasi.