Technologue.id, Jakarta – Data memiliki peranan penting bagi perusahaan terutama dalam proses pengambilan keputusan. Belakangan perusahaan sudah banyak yang memanfaatkan metode data driven company ini dalam mengembangkan perusahaannya.

Dikatakan Ana Sopia, Country Manager NetApp Indonesia, transformasi digital merupakan salah satu goal yang ingin dicapai oleh perusahaan. Mereka harus selalu berinovasi, termasuk menjadikan data sebagai referensi utama.

Digital business itu basic-nya data. Data is the fuel of the business itself. Ibaratnya kalau kita ngomongin mobil, bensinnya itu data. Tanpa data tidak akan ada sesuatu yang diproses maka tidak akan ada output-nya. Semua aplikasi dan software adalah engine yang memproses data,” ujar Ana, saat Media Roundtable: Proyeksi Tren Teknologi 2019, di Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Baca Juga:
Grab Manfaatkan Data Telematika Untuk Ketahui Pola Mengemudi Driver

- Advertisement -

Perusahaan yang mengalami pertumbuhan besar, dikatakan Ana, mampu mengutilisasi data mereka dengan baik.

“Mereka (perusahaan besar) sudah collect data dari berbagai platform, baik itu structure maupun nonstructure data, atau dari media sosial, data-data itu mereka kumpulin dan proses sehingga apa pun yang mereka lakukan dalam bisnisnya dapat menghasilkan sesuatu yang luar biasa,” ungkapnya.

“Misalnya Facebook, dari yang dulu sekedar aplikasi untuk aktualisasi diri, sekarang Facebook dipakai untuk banyak hal. Sampai terakhir juga ada penyalahgunaan untuk kampanye di AS. Semua itu karena data,” imbuh Ana.

Perusahaan pengelola data itu sendiri sangat senang dapat menjadi bagian peningkatan-peningkatan yang berkelanjutan ini. Solusi NetApp All Flash FAS sebagai contohnya, telah memungkinkan banyak organisasi untuk menghantarkan performa yang diperlukan untuk mempercepat visualisasi data untuk banyak badan prakiraan cuaca di seluruh dunia.

“Kami sangat senang untuk dapat berbagi wawasan dan sudut pandang kami terkait bagaimana teknologi pengelolaan data dapat membantu prakiraan cuaca dan iklim, terutama mengingat Indonesia yang sudah memasuki musim air pasang,” pungkas Ana.

Baca Juga:
Aplikasi Populer Ini Kirim Data Ke Facebook Tanpa Izin

Ditambahkan Ahmad Ubaidillah, Technical Consultant NetApp Indonesia, bila perusahaan terus mengumpulkan data dari pelanggan dan menganalisanya, mereka bisa melahirkan inovasi layanan baru yang sesuai kebutuhan dan tren. Untuk membangun produk yang user-centric, pengambilan, pengolahan, serta analisis data menjadi sangat penting

“Perusahaan bisa menganalisa data untuk strategi bisnis yang baru. Contohnya Go-Jek, bila sebelumnya mereka hanya menyediakan layanan ojek online saja, namun seiring pemanfaatan data, mereka juga menyediakan beragam layanan lain sehingga bisa menyediakan customer experience yang baik,” tutur Ubai, di kesempatan acara yang sama.