Ngeri, Sisa Umur Matahari Sudah Bisa Dihitung

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Temuan baru para astronom berhasil mencengangkan dunia. Bagaimana tidak, dikatakan bahwa sisa umur Matahari sudah bisa diperkirakan.

Dilansir dari Science Alert, Senin (13/9/2021), umur Matahari tinggal 10 miliar tahun lagi. Ketika Matahari mati, inti Matahari akan mulai menyusut dan akan menelan Bumi.

Namun kabar baiknya, manusia tidak akan merasakan fenomena mengerikan tersebut. Pasalnya, diperkirakan manusia hanya akan bertahan 1 miliar tahun lagi.

Baca Juga:

Bill Gates Bakal Redupkan Matahari

Hal ini karena setiap 1 miliar tahunnya, Matahari memiliki peningkatan panas sekitar 10% per miliar tahun. Dan angka tersebut tidak bisa diterima oleh manusia.

Bumi akan menjadi sangat panas. Lautan akan menguap sehingga tidak akan ada kehidupan kecuali manusia berhasil menemukan cara untuk meminimalisir panasnya.

“Ini adalah hasil yang bagus. Kita sekarang tidak hanya memiliki cara untuk mengukur keberadaan bintang-bintang di galaksi yang jauh,” kata astrofisikawan dari University of Manchester, Inggris, Albert Zijlstra.

Baca Juga:

China Sukses Nyalakan Matahari Buatan

“Kita saat ini telah bisa memperkirakan apa yang akan terjadi pada Matahari ketika ia mati. Ini merupakan sesuatu yang sangat sulit untuk diukur,” tambahnya.

Untuk diketahui, perkiraan kematian Matahari diukur berdasarkan pengamatan astronom dengan cara membandingkan Matahari dengan bintang lain di luar angkasa.

Kita lihat saja apakah semesta akan berakhir sesuai dengan prediksi astronom tersebut atau mungkin justru akan berlangsung lebih cepat.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories