Technologue.id, Jakarta – Bagi yang biasa bepergian menggunakan pesawat terbang mungkin sudah tahu kalau sebagian maskapai memperkenankan aktivitas internetan ketika terbang. Namun, kecepatan transfer data yang disediakan selama penerbangan saat ini masih boleh dibilang lambat meskipun dibanderol mahal.

Nokia sebagai produsen teknologi telekomunikasi mencoba mengubah kondisi tersebut. Perusahaan asal Finlandia itu menyatakan bakalan mengadopsi teknologi akses internet cepat ke dalam pesawat melalui solusi bernama LTE air-to-ground.

“Akses internet yang disediakan dalam pesawat saat ini masih menggunakan satelit dengan kecepatan yang terbilang lambat tapi harganya mahal. LTE air-to-ground akan mampu menyediakan akses internet dengan kecepatan seperti LTE di darat yakni sampai 75 Mbps,” kata Iman Hirawadi, Solution Manager Nokia Indonesia.

Diakui Iman, hadirnya internet cepat di pesawat ini bakalan membuat berbagai layanan dan aktivitas baru bisa disediakan selama penerbangan. “Informasi seperti berita, peringatan dini maupun pemesanan makanan dilakukan lewat komunikasi langsung dengan awak di darat kalau LTE air-to-gorund diterapkan,” jelas Iman.

Teknologi anyar ini diklaim sudah diujicoba di Bell Labs milik Nokia dan bakalan diterapkan langsung di maskapai penerbangan komersil. Sementara ini, pada masa awal peluncuran LTE air-to-ground akan diterapkan di maskapai penerbangan Eropa.

“Untuk peluncuran di Eropa yang akan berlangsung pada akhir kuartal tiga tahun ini sudah ada 300 site atau BTS (base transceiver station). Penumpang maskapai itu akan langsung bisa menikmati layanan internet cepat selama penerbangan,” tandas Iman.

Secara teknis, LTE air-to-ground akan berjalan di frekuensi band 65. Sayangnya, beberapa negara masih belum mengalokasikan band 65 untuk layanan telekomunikasi yang membuat penerapannya bakalan menghadapi tantangan tersendiri.

Baca juga :
Digitalisasi, Langkah Pintar Hadapi Masalah Negeri
11 Startup Indonesia Bakal Dibina Akselerator Silicon Valley
Startup Pengajak Poligami Ini Tak Gentar Lawan Haters