Technologue.id, Jakarta – OLX Group (OLX) mengumumkan rencana memperbesar kepemilikannya atas pasar mobil online Frontier Car Group (FCG). Rencana ini membuat OLX Group menjadi pemegang saham terbesar di perusahaan tersebut.

OLX pertama kali berinvestasi pada FCG sebesar US$89 juta di tahun 2018 memberikan modal bagi startup dari Berlin ini untuk meningkatkan layanan serta memperluas bisnisnya ke wilayah-wilayah baru, termasuk dengan mengakuisisi WeBuyAnyCar di Amerika Serikat. Saat ini kedua perusahaan bekerja sama di Amerika Latin, Asia, Polandia, di mana secara kolektif, terdapat hampir 30 juta mobil bekas yang terjual setiap tahunnya atau dua kali lebih besar dari penjualan di China.

OLX Group akan berinvestasi hingga US$400 juta, yang meliputi suntikan modal utama bagi FCG, kontribusi dari saham gabungan OLX di India dan Polandia, serta pembelian kembali saham yang dimiliki para investor awal, tergantung dari proses penawaran tender. Terlepas adanya pembelian kembali saham dari para investor saat proses tender, transaksi ini akan menjadikan OLX sebagai pemegang saham terbesar di FCG.

Kesepakatan ini akan semakin memperkuat kemitraan di antara kedua perusahaan ini, dan membantu mempercepat ambisi FCG untuk menjadi salah satu dari lima pasar mobil terbesar di seluruh dunia.

“Bersama dengan FCG, kami berkeinginan untuk membangun sebuah pasar online untuk mobil bekas global yang terdepan. Pengalaman kami di India membuktikan keberhasilan konsep ini, di mana dalam jangka waktu setahun, kerja sama kami telah meningkatkan jumlah toko sebesar tiga kali lipat, dengan volume penjualan mobil yang terus meningkat hingga 10% dari bulan ke bulan,” kata Martin Scheepbouwer, CEO OLX Group.

Layanan kas instan (instant cash) dari FCG yang dikombinasikan dengan teknologi dan jangkauan iklan baris OLX telah mentransformasi pasar mobil online dan menjadikan proses pembelian dan penjualan mobil bekas menjadi lebih mudah dan efisien bagi para penjual individu, pembeli, serta dealer mobil bekas.

Melalui FCG, dealer mobil bekas memiliki akses jangkauan yang lebih luas terhadap inventori, laporan inspeksi yang lengkap, rencana pembiayaan, panduan harga, dan layanan inovatif lainnya. Di sisi lain, para penjual mendapatkan serangkaian layanan baru seperti “jaminan pembelian”, pemeriksaan, pembiayaan, dan sejumlah penawaran lainnya termasuk garansi dan asuransi.

Terintegrasinya kedua perusahaan ini akan mempercepat ekspansi sekaligus memperbaiki dan meningkatkan layanan bagi para pembeli dan penjual, menciptakan tolok ukur baru industri dalam perdagangan mobil bekas.

Para dealer akan mendapatkan manfaat dari peningkatan kecerdasan dalam Dealer Management System (DMS), sebuah kapabilitas penjualan kembali yang berkualitas dari OLX, dan data harga melalui Carfax dan produk-produk Blue Book-style. Penjual juga akan mendapatkan berbagai pilihan cara baru untuk menjual mobil melalui cara terpercaya dan transparan.

Sujay Tyle, Co-founder dan CEO Frontier Car Group, mengungkap bahwa kinerja FCG meningkat hampir tiga kali lipat di setiap metrik utamanya semenjak OLX pertama kali berinvestasi kurang dari 18 bulan yang lalu, dan juga telah mengembangkan bisnis ke empat negara baru dalam kurun waktu tersebut.

“Hal ini adalah suatu pembuktian bagi tim FCG, adanya peluang pasar yang besar, serta hasil dari integrasi awal dengan OLX di pasar-pasar utama kami,” tutur Tyle.

Sementara itu, optimisme pertumbuhan juga diyakini oleh OLX di Indonesia. OLX Indonesia telah berkolaborasi dengan entitas FCG di Indonesia, BeliMobilGue (BMG), selama satu tahun terakhir.