Technologue.id, Jakarta – Hingga saat ini, sudah ada sejumlah vendor smartphone yang mencoba untuk mengembangkan chipset secara mandiri. Beberapa di antaranya adalah Samsung, Apple, dan Huawei. Dan kini, giliran Oppo yang ingin mencobanya.

Mengutip dari GizmoChina (18/02/20), ada sebuah laporan yang mengatakan bahwa asisten khusus dari CEO Oppo sempat membagikan catatan internal kepada seluruh karyawannya. Dan catatan tersebut mengungkapkan bahwa Oppo tengah mengembangkan sebuah proyek bernama “Mariana Plan”.

Hingga saat ini, Oppo sendiri belum mengumumkan secara terbuka dan spesifik seperti apa sebenarnya proyek “Mariana Plan”. Namun yang pasti, proyek tersebut berkaitan dengan pengembangan chipset mobile yang cukup serius yang tengah digarap mereka.

Untuk pengembangan chipset sendiri, dalam ajang Future Technology Conference, CEO Oppo, Chen Yongming sempat mengemukakan bahwa perusahaannya bakal menginvestasikan uang sekitar 50 miliar yuan untuk riset dan pengembangan dalam tiga tahun mendatang.

Sebelumnya, Oppo sendiri dikabarkan sempat mengerjakan sebuah chipset bernama Oppo M1. Namun chipset ini diposisikan sebagai co-processor, yang artinya bukan sebagai komponen utama dalam pemrosesan angka dan grafis melainkan membantu kinerja prosesor utamanya.

Meski akan lebih merepotkan, membuat chipset selama ini diyakini bisa mengirit ongkos pembelian komponen smartphone. Dan di sisi lain, produk tersebut juga bisa saja dijual ke vendor smartphone lainnya. Namun kompleksitas yang cukup tinggi membuat tidak semua vendor smartphone berhasil melakukannya. Xiaomi adalah salah satu vendor smartphone yang sempat gagal menciptakan chipset Surge S1.