Pandemi, JOOX Suarakan “Ikut #KataHati”

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Layanan streaming musik JOOX kampanyekan ‘Ikut #KataHati’ untuk mengajak masyarakat Indonesia mendengarkan, mengikuti, dan mengekspresikan kata hati melalui musik.


Kampanye ini dicanangkan agar masyarakat mampu mengendalikan diri di tengah pandemi. Dimana adanya batasan interaksi sosial, rasa cemas berlebih, stres, dan jenuh kerap timbul dan dapat mempengaruhi konsentrasi serta produktivitas selama berkegiatan dari rumah.

Baca Juga:

Cara Galaxy Tab S7|S7+ Bantu Tingkatkan Produktivitasmu di Masa PSBB


Dalam konferensi pers pada Rabu (16/9/2020), Head of Marketing JOOX Indonesia, Yuanita Agata menyampaikan, melalui kampanye ‘Ikut #KataHati’, JOOX mengajak anak muda Indonesia untuk lebih mindful dan peka terhadap dirinya sendiri. Menurutnya ini diperlukan terlebih dalam situasi sepeti sekarang ini.


“Dengan lebih dari 30 juta lagu dari berbagai genre musik, JOOX dapat menemani di segala situasi. Pengguna dapat dengan mudah memilih dan mendengarkan musik sesuai dengan suasana kata hati kapan pun dan di mana pun,” ujar Yuanita.


“Selain itu, mereka juga dapat mengekspresikan dan menyuarakan kata hati melalui fitur interaktif di JOOX, seperti Karaoke, Quick Sing, nonton live streaming acara musik di JOOX Live, dan membagikan curahan kata hati dengan berbagi Lyric Card di media sosial,” tambahnya.

Baca Juga:

Pandemi Corona, Serangan Siber Meningkat


Bedasarkan studi ‘Trends in Cognitive Science’ oleh Cell Press, musik sendiri kerap digunakan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan dalam pengaturan klinis, seperti untuk relaksasi, psikoterapi, dan pengembangan diri. Praktisi Mindfulness, Adjie Santosoputro juga menyampaikan bahwa musik dapat menjadi medium untuk memahami dan mengekspresikan kata hati.


“Saat ini kita memang sedang dihadapkan dengan keadaan yang tidak pasti. Untuk menghadapi kondisi tersebut, kita dapat melakukan praktik mindfulness, yaitu menyadari apa yang terjadi di dalam pikiran dan perasaan, menerima hal-hal yang tidak ideal tersebut, jujur dengan diri sendiri, dan melepaskan berbagai ekspektasi yang tidak sesuai dengan realita,” jelas Ajie.


“Kita bisa mencapai kondisi mindfulness yang maksimal dengan mengekspresikan kata hati melalui berbagai kegiatan positif yang menyenangkan, seperti bernyanyi dan berkarya,” pungkasnya.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories