Technologue.id, Jakarta – Bisnis tablet kini bagaikan telur di ujung tanduk. Selain karena belum ada produsen yang membuat gebrakan signifikan, permintaan pasar pun stagnan cenderung menurun. Terbukti, laporan dari TrendForce mencatat kalau shipment tablet secara global pada Q1 2018 lebih rendah 35 persen dari kuartal sebelumnya.

Versi TrendForce (10/05/2018), hanya ada 31,29 juta unit yang dikapalkan pada Januari sampai Maret 2018. Semua lima besar vendor top – yaitu Apple, Samsung, Huawei, Amazon, dan Lenovo – pun penjualannya melesu.

Baca juga:

Harga Rp800 Ribuan Saja, Ini Dia Tablet Pertama dengan Fitur Face ID

- Advertisement -

Akan tetapi, pada kuartal kedua 2018, ada peluang kalau pasar tablet bakal sedikit lebih bergairah. Alasannya, karena para vendor seperti Apple menawarkan diskon untuk pelajar yang akan segera memasuki tahun ajaran baru. Di samping itu, sejumlah produk baru juga dijadwalkan rilis pada Q2 2018.

Baca juga:

Acer Luncurkan Tablet Pertama Bertenaga Chrome OS

Contohnya, tablet Chrome OS untuk pendidikan disiapkan rilis pada awal kuartal depan. Sementara tablet Microsoft juga diperkirakan bakalan keluar sekitar bulan Juni 2018.
Pada Q1 2018, Apple tercatat sebagai vendor tablet paling top global dengan mengapalkan 9,11 juta unit iPad. Dengan market share 29 persen, shipment mereka tumbuh dari periode yang sama tahun lalu sebesar 1,2 persen. Untuk Q2 2018, penjualan iPad diprediksi naik 12 persen dari Q1 2018 dengan rilisnya iPad teranyar.

Baca juga:

Konsol Nintendo Switch Disulap Jadi Tablet Linux, Kok Bisa?

Sementara Samsung terpantau masih kesulitan menyasar segmen premium dengan produk high-end berlayar AMOLED-nya. Sedangkan Amazon – yang growth-nya paling rendah di klasemen lima besar ini dibandingkan kuartal sebelumnya – kemungkinan akan mengeluarkan model tablet berukuran lebih besar untuk menjaga growth mereka tahun ini.