Pasar Smartphone Turun Drastis di Q2 2020

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Pandemi Covid-19 yang mulai terjadi di kuartal kedua tahun 2020 di berbagai negara membuat banyak industri menjadi lesu. Dan salah satunya adalah industri smartphone yang turun drastis pada periode tersebut.

Mengutip dari GSMArena, baru-baru ini TrendForce merilis data tentang angka produksi smartphone pada periode kuartal kedua tahun 2020. Dan hasilnya, secara global, produksi smartphone hanya mencapai 268 juta unit. Angka tersebut turun 16,7 persen jika dibandingkan dengan kuartal kedua tahun 2019 lalu.

Di antara enam merek smartphone teratas secara global, Samsung adalah satu-satunya yang mengalami penurunan di kuartal kedua 2020. Meski begitu, Samsung sendiri masih menguasai pangsa pasar paling besar di antara yang lain. Jika diurutkan Samsung masih posisi pertama dan disusul oleh Huawei, Apple, Xiaomi, Oppo, dan vivo.
Data TrendForce (Sumber: GSMArena.com)
Penurunan produksi yang dialami Samsung sendiri dikarenakan sejumlah wilayah yang menjadi pangsa pasar utamanya tengah terjangkit wabah Covid-19, seperti Eropa, Amerika Serikat, dan India. TrendForce sendiri memprediksi bahwa pangsa pasar Samsung akan mulai pulih dengan perlahan seiring dengan diboikotnya Huawei dari Amerika Serikat.

Berdasarkan laporan TrendForce, secara keseluruhan, pasar tengah menanti meningkatnya produksi smartphone 5G pada tahun 2021 mendatang. Hal ini didukung dengan hadirnya solusi chipset 5G yang lebih murah yang disediakan oleh Qualcomm dan MediaTek. TrendForce sendiri memproyeksikan, 1,24 miliar unit smartphone akan diproduksi hingga akhir tahun 2020 ini. Dan angka tersebut berkurang 11,3 persen jika jika dibandingkan dengann tahun 2019 lalu.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories