Technologue.id, Jakarta – Bulan Juni boleh dibilang momentum penting dalam sejarah bisnis digital. Pasalnya, Taylor Swift diva pop yang sempat menolak kerja sama dengan layanan streaming musik sedari 2014 akhirnya “balikan”.

Ya, bertepatan dengan perayaan 10 juta copy penjualan album 1989 di seluruh dunia pada 9 Juni lalu, Swift kembali bekerja sama dengan Spotify, Apple Music, Tidal, Pandora, dan lainnya.

Strategi itu boleh dibilang amat tepat, pasca pemberitaan dari Billboard meluas (21/06/17). Sebab seminggu berselang, penyanyi Shake It Off itu mampu mendulang pemasukan sebesar Rp5,3 miliar. Jumlah itu didapat setelah 47,5 juta lagunya di-stream oleh platform music streaming.

Sekadar mengingatkan Anda, Taylor Swift tiga tahun lalu cekcok dengan Spotify dan setahun setelahnya dengan Apple Music. Wanita berambut pirang itu tidak puas dengan keputusan Spotify yang mengizinkan pengguna non-subscriber mendengarkan musiknya. Hal ini, menurutnya, bisa merugikan para musisi.

- Advertisement -

Namun dengan pendapatan yang sebesar ini hanya dalam seminggu, rasanya tak ada salanya jika Swift mengubah pemikirannya yang lalu soal Spotify cs. Kira-kira, setebal apa ya kantong Taylor Swift sebulan dan setahun pasca rujuk dengan layanan music streaming ini? Ada yang bisa memprediksi?

 

Baca juga:

Ungkap Misteri Sebuah Lagu Lewat Spotify

Spotify: Ini Lagu-Lagu yang Paling Sering Diputar Orang Indonesia

Langganan Spotify? Jangan Sampai Tak Pakai Fitur Premium Ini!