HomeGadgetPecah Rekor! Skor MediaTek Dimensity 2000 Tembus 1 Juta di AnTuTu

Pecah Rekor! Skor MediaTek Dimensity 2000 Tembus 1 Juta di AnTuTu

Technologue.id, Jakarta – Skor dari chipset terbaru MediaTek, yaitu Dimensity 2000, memecahkan rekor dalam pengujian AnTuTu. Chipset Dimensity 2000 berhasil mencatatkan skor lebih dari satu juta poin yaitu tepatnya 1.002.220 poin.

Dikutip dari GSM Arena (12/11/2021), Chipset yang masih dituliskan dengan kode MT6983 ini disebut terpasang pada sebuah smartphone vivo dengan kode V2184. Dimensity 2000 menjadi chipset pertama dari MediaTek yang dibangun dengan fabrikasi 4nm.

Baca Juga:
Dimensity 1200, Prosesor Terkencang Mediatek

MediaTek sendiri mengklaim bahwa mereka akan menjadi yang pertama menyediakan chipset smartphone dengan fabrikasi 4nm. Qualcomm sendiri kemungkinan akan memperkenalkan chipset dengan teknologi serupa pada bulan Desember mendatang.

Kita ketahui semakin kecil teknologi fabrikasi maka chipset semakin kencang sekaligus efisien di konsumsi daya.

Dilansir dari Gizchina, Dimensity 2000 bakal mengadopsi arsitektur ARM V9 baru serta core Cortex-X2.

Oleh sebab itu, kinerja SoC ini tidak akan berbeda dengan chip Qualcomm yang datang pada 2022 mendatang. Dibandingkan core Cortex X1 yang digunakan pada Snapdragon 888, kinerja core X2 juga akan meningkat setidaknya sebesar 17 persen.

Selain GPU lebih bagus, konsumsi dayanya juga akan jauh lebih baik. Konsumsi daya diharapkan berkurang 10 persen yang berarti efisiensi energinya lebih baik. Tak hanya itu, peningkatan kinerja core A710 dan A510 juga sangat signifikan.

Baca Juga:
Keunggulan Prosesor Dimensity 1100 di POCO X3 GT

Sejauh ini skor pengujian AnTuTu hingga lebih dari satu juta poin hanya pernah disentuh oleh iPad Pro generasi terbaru yang memakai chipset M1.

GSM Arena menyatakan bahwa skor pengujian AnTuTu tertinggi saat itu masih dipegang oleh Snapdragon 888 pada smartphone Red Magic yaitu mencapai 858.734 poin. Chipset ini sudah tersedia pada banyak smartphone di pasar.

MediaTek Dimensity 2000 diprediksi dapat meluncur pada awal tahun depan.

- Advertisement -

Berita Lainnya

See More