Technologue.id, Jakarta – Peneliti di Oak Ridge National Laboratory di Tennessee telah menemukan reaksi kimia untuk mengubah CO2 menjadi etanol. Reaksi ini berpotensi untuk menciptakan teknologi baru yang membantu mencegah perubahan iklim. Penemuan para peneliti ini dipublikasikan di jurnal ChemistrySelect.

Para peneliti berusaha menemukan serangkaian reaksi kimia yang dapat mengubah CO2 menjadi bahan bakar yang berguna. Usaha tersebut dilakukan setelah mereka menyadari bahwa langkah pertama pada proses tersebut dapat terjadi dengan sendirinya. Reaksi tersebut mengubah CO2 menjadi etanol yang nantinya dapat digunakan untuk menjadi sumber daya pembangkit listrik dan kendaraan.

Teknologi ini melibatkan gabungan baru dari tembaga dan karbon yang disusun menjadi duri-duri berukuran nano pada permukaan silikon. Teknologi nano ini memungkinkan reaksi yang sangat akurat, dengan kontaminasi yang sangat kecil. “Dengan menggunakan bahan-bahan yang umum, tetapi menyusunnya dengan teknologi nano, maka kami memperhitungkan cara untuk membatasi efek samping reaksi dengan mendapatkan satu hasil yang kami inginkan,” ucap Adam Rondinone.

Proses ini memiliki beberapa keuntungan jika dibandingkan dengan metode lain untuk mengkonversi CO2 menjadi bahan bakar. Reaksi tersebut menggunakan bahan-bahan umum seperti tembaga dan karbon. Kemudian reaksi tersebut mengkonversi CO2 menjadi etanol yang sudah banyak digunakan secara luas sebagai bahan bakar.

- Advertisement -

Dan hal yang paling penting adalah bahwa reaksi ini dapat dilakukan pada suhu ruang. Artinya proses tersebut dapat dimulai dan dihentikan dengan mudah menggunakan biaya energi yang kecil. Proses konversi tersebut dapat digunakan sebagai tempat penyimpanan energi sementara selama terjadi kekurangan pada pembangkit energi terbarukan. Sehingga memperhalus fluktuasi pada jaringan listrik energi terbarukan.