Technologue.id, Jakarta – Setelah melewati berbagai rintangan, akhirnya Samsung berhasil merilis Galaxy Fold. Namun tak cukup sampai situ saja, ke depannya mereka berencana untuk merilis penerusnya dengan kualitas yang lebih baik. Oleh karenanya, Samsung bakal menggunakan produsen kaca eksternal yang digunakan untuk melapisi layar lipatnya.

Baca Juga:
Samsung Perluas Penjualan Galaxy Fold, Masuk Indonesia?

Mengutip dari GizmoChina (12/11/19), Samsung dikabarkan sudah menandatangani kontrak kerja sama eksklusif dengan salah satu supplier kaca asal Korea Selatan, yakni Dowoo Insis untuk menyediakan panel Ultra-Thin Glass (UTG) yang bakal digunakan untuk melapisi modul layar pada smartphone lipat Samsung ke depannya.

Hal ini dilakukan lantaran sebelumnya layar fleksibel Galaxy Fold terintegrasi langsung dengan polyamide film sebagai pelindung tambahan. Dan pada saat pengguna melepas lapisan polyamide film, layar pun akan rusak ketika dilipat. Dan akhirnya, Samsung mensiasatinya dengan mematenkan lapisan tersebut agar tak bisa dicopot oleh penggunanya.

Baca Juga:
Samsung Garap Smartphone 5G Ekonomis?

Selain lebih baik dan kuat dari polyamide film, ketebalan UTG yang dimiliki oleh Dowoo sendiri akan jauh lebih tipis, bahkan tak sampai 100 mikron. Dengan ketebalan sekitar 30 mikron, lapisan kaca tersebut kurang lebih hanya setebal setengah dari rambut manusia.

Hingga saat ini belum diketahui seperti apa bentuk dari penerus Galaxy Fold itu. Namun ke depannya, Samsung berencana untuk bisa menjual 5-6 juta smartphone lipat pada tahun 2020 mendatang. Oleh karenanya, bukan tidak mungkin tahun depan Samsung bakal memiliki lini smartphone lipat yang lebih banyak.