Technologue.id, Jakarta – Ancaman terhadap pengguna smartphone tak bisa dipungkiri adalah hal yang serius saat ini. Sebab, ketika makin banyak orang menggantungkan hidupnya pada perangkat elektronik yang kerap tersimpan di dalam sakunya itu untuk beragam hal, mulai dari menyimpan rekening bank sampai foto untuk konsumsi pribadi, maka pengamanan harus jadi prioritas.

Untungnya, dari survei yang dihelat oleh Harris Poll bekerja sama dengan CTIA, pemakai ponsel pintar di Amerika Serikat sekarang kian teredukasi akan pentingnya memiliki smartphone yang aman. Buktinya, kini ada 69 persen responden yang mengaku memproteksi ponselnya dengan PIN atau password. Jumlah itu naik 13 persen dari tahun lalu dan 38 persen dari 2012.

Sementara itu, mengutip BusinessInsider (3/8/16), penggunaan anti-virus juga kian tinggi. 51 persen responden meyatakan sudah memasang aplikasi anti-virus di handset-nya. Padahal tahun 2015, baru ada 40 persen pemakai smartphone yang melakukan itu.

Fakta ini harusnya bisa dimanfaatkan oleh para developer dan vendor smartphone, misalnya dengan membuat aplikasi maupun ekosistem terenkripsi. Facebook dengan WhatsApp-nya dan Apple dengan iPhone-nya bisa menjadi contoh pihak-pihak yang saat ini terdepan dalam memberikan proteksi pada konsumennya.

- Advertisement -

 

Baca juga:

JANGAN KAGET, APPLE JUAL 400 IPHONE PER MENIT!

WOW, TIAP DETIK ADA 1 OPPO F1S TERJUAL DI INDONESIA

FITUR IRIS SCANNER DI GALAXY NOTE 7 TERNYATA TAK EKSKLUSIF