Technologue.id, Jakarta – Samsung telah mengubur Galaxy Note 7 pada Oktober 2016 lalu. Padahal, ponsel itu baru dipamerkan secara resmi dua bulan sebelumnya. Smartphone ber-iris scanner tersebut bahkan tak sempat masuk ke Indonesia karena keburu ditarik dari pabrik.

Tak berlama-lama, taipan Korea Selatan itu pun langsung melakukan investigasi mengapa Galaxy Note 7 sampai bisa memunculkan api hingga meledak. Samsung sempat berhipotesis bahwa kesalahan produksi penerus Galaxy Note 5 itu berada pada baterainya. Namun, setelah diganti dengan perangkat yang baru pun Galaxy Note 7 tetap tak sempurna.

Menurut JoongAng Ilbo (02/01/17), Samsung telah menemukan penyebab dari kecacatan pabrik Galaxy Note 7. Seperti dikutip dari media asal Negeri Ginseng itu, Samsung berjanji akan mengumumkan hasilnya pada pertengahan Januari 2017.

Walau tak membocorkan petunjuk apa pun, ada kans Galaxy Note 7 punya ‘penyakit komplikasi’. Kalaupun benar dugaan awal Samsung bahwa baterai gadget tersebut error, kemungkinan besar ada penyebab lain yang memperparahnya sehingga tetap bermasalah walaupun sudah di-replace.

Prediksi Anda, apa penyebab kecacatan Galaxy Note 7?

 

Baca juga:

Samsung Galaxy S8 ‘Kesurupan’ Galaxy Note 7?

Wow, Samsung Galaxy S8 Punya RAM Terbesar di Dunia?

Genjot Penetrasi Smartphone 4G, Telkomsel Rangkul Samsung