Peran Pemerintah dalam Menjaga Keamanan Siber

Technologue.id, Jakarta – Di era digital sekarang ini, data merupakan hal yang sangat penting namun rentan dibobol. Oleh karena itu, dibutuhkan keamanan siber yang baik untuk mengatasi berbagai ancaman siber.

Dalam penyelenggaraan Cybersecurity Indonesia 2019, turut membahas bagaimana agenda Pemerintah menuju Indonesia aman dari gangguan siber.

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Jenderal TNI (Purn.) Hinsa Siburian, mengatakan bahwa sesuai dengan ketentuan Undang-undang Dasar 1945, negara hadir untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan memajukan kesejahteraan umum lewat BSSN.

Dalam hal ini, BSSN memiliki tugas utama menjaga keamanan siber dan sandi negara di seluruh instansi pemerintah dan masyarakat umum.

Hinsa menjelaskan, ada dua ancaman siber yang patut dihadapi yaitu dalam bentuk fisik maupun non fisik. Serangan siber bersifat fisik menyerang infrastruktur tipikal nasional seperti serangan terhadap smart city, pembangkit listrik, bandar udara, gangguan aksesbilitas telekomunikasi, hingga gangguan terhadap layanan publik.

“Saat ini Badan Siber dan Sandi Nasional melihat ada 11 infrastruktur tipikal nasional kita yang harus kita amankan ancaman siber dan mungkin menjadi sasaran dari suatu serangan siber. Di sini negara dalam negara harus hadir dan melindungi,” tutur Hinsa, saat pembukaan event Cybersecurity Indonesia 2019, di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (6/11/2019).

Sementara itu, ancaman siber non fisik yang kerap kita temui memiliki tujuan mengubah mindset seseorang sesuai dengan kepentingan suatu pihak. Dalam eksekusinya, ancaman siber non fisik menyerang sisi emosional dan tingkah laku dari si korban.

“Kalau mau mempengaruhi sasaran, karena ini bersifat non fisik maka yang diubah adalah emosi, sikap tingkah laku, opini, motif, yang bisa membentuk manusia sesuai keinginan yang melakukan serangan baik dalam keadaan sadar maupun tidak sadar,” tambahnya.

Dalam menjaga kemanan siber, diperlukan komitmen dari berbagai pihak dan menjalin kerja sama yang baik antara regulator dan pelaku usaha. Indonesia sendiri mampu meraih peringkat ke empat di Asean dalam hal menjaga keamanan siber dengan indikasi meningkatnya index peran aktif keamanan siber nasional.

 

Recent Articles

Huawei Serempak Luncurkan Smartphone, Tablet, dan Earphone

Technologue.id, Jakarta - Huawei Consumer Business Group (CBG) Indonesia meluncurkan tiga produk terbaru sekaligus yang terdiri dari smartphone Nova 7, tablet MatePad,...

Karyawan Outsourcing Bobol Data Denny Siregar, Kok Bisa?

Technologue.id, Jakarta - Media sosial dihebohkan dengan tertangkapnya pelaku pembobol data pribadi Denny Siregar yang merupakan karyawan outsourcing Telkomsel. Tanda tanya besar...

Terancam Digugat Rp 15 Triliun, Telkomsel: Silahkan Saja

Technologue.id, Jakarta - Kasus kebocoran data Denny Siregar membuat Telkomsel harus menelan pil pahit lantaran akan digugat senilai Rp 15 triliun rupiah.

PUBG Mobile Luncurkan Peta Livik untuk Pertempuran Gesit dan Epik

Technologue.id, Jakarta - PUBG Mobile bakal luncurkan peta baru yang dirancang khusus untuk pertandingan kecil dan cepat. Peta Livik membentang dua kilometer dan...

Data Pelanggan Bocor, Telkomsel Janji Berbenah

Technologue.id, Jakarta - Telkomsel secara resmi menyatakan komitmennya dalam menjaga keamanan data pelanggan. Anak perusahaan Telkom Group tersebut mengaku akan berbenah agar...

Related Stories