Technologue.id, Jakarta – Mandiri Sekuritas menerapkan tanda tangan digital atau digital signature sebagai satu langkah kemudahan dalam registrasi perdagangan di pasar modal. Fitur tanda tangan elektronik atau yang disebut MOST DigiSign ini, ditujukan untuk pembukaan rekening efek yang diklaim cepat, aman, dan tanpa ribet.

Ketika Mandiri Sekuritas pakai cara konvensional, estimasi pembukaan rekening efek dan dana biasanya memakan waktu 14 hari kerja. Setelah kehadiran MOST online account opening di 2016, waktu pembuatan rekening efek dan dana mulai menciut dengan perkiraan 3-7 hari kerja. Namun, proses ini dinilai masih terlalu lama.

Baca Juga:
Permudah Prosedur Pinjaman, Amartha Gunakan Tanda Tangan Digital

“Calon nasabah harus datang ke cabang, terus buka rekening, dan tanda tangan basah. Ini yang membuat proses menjadi lama. Di 2016 ada MOST juga masih lama, karena tetap ada ketentuan tanda tangan basah. Namun dengan MOST DigiSign ini proses membuka rekening efek butuh 30 menit saja. Pengisian data dan tanda tangan dilakukan secara digital dan proses verifikasi yang langsung,” kata Lisana Irianawati, Managing Director Mandiri Sekuritas, di The Loft, Jakarta, Senin (1/4/2019).

- Advertisement -

Dengan mengusung tanda tangan digital, Mandiri Sekuritas mengklaim menjadi yang pertama menggunakan teknologi ini di industri pasar modal.

Dalam menyediakan layanan ini, Mandiri Sekuritas menggandeng startup penyedia tanda tangan digital, PrivyID. DigiSign mengadopsi teknologi asymmetric cryptography dan public key infrastructure sehingga bersifat unik dan melekat ke satu identitas yang terverifikasi.

PrivyID juga mendapatkan hak akses data kependudukan dari Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk mempercepat proses verifikasi ketika menerbitkan tanda tangan elektronik tersertifkasi yang terpercaya.

Baca Juga:
OJK Dukung Fintech dan Marketplace pada Investasi Reksadana

Lisana berharap MOST DigiSign bisa mempercepat proses pembukaan rekening efek agar masyarakat semakin mudah jadi investor pasar modal.

“Dengan cara investasi yang semakin mudah, diharap mampu meningkatkan angka pertumbuhan investor 20-30 persen,” tandasnya.

Selain peluncuran MOST DigiSign, Mandiri Sekuritas juga turut perkenalkan The Loft, co-working space sebagai wadah edukasi pasar modal bagi generasi muda. Digital lounge ini menyuguhkan beberapa fasilitas antara lain kantor cabang, ruang training, dan ruang meeting.