Performa Bisnis Positif, Qlue Agresif Ekspansi di 58 Kota di Indonesia

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Ragam solusi yang dihadirkan Qlue selama 2020 mendapat apresiasi positif oleh pasar. Dalam aspek komersial, solusi smart city yang diberikan Qlue bisa mendorong performa bisnis sehingga mampu mencatatkan hasil sangat signifikan yang kemudian turut mempengaruhi pertumbuhan bisnis perusahaan secara keseluruhan.

President Qlue Maya Arvini mengatakan, penyesuaian yang dilakukan oleh perusahaan penyedia ekosistem smart city itu mendorong mereka sukses menerapkan solusi kota cerdas di 58 kota di Indonesia dengan ratusan klien.

“Situasi pandemi tentu mempengaruhi semua lini bisnis perusahaan, termasuk sisi operasional dan komersial. Namun dengan berbagai penyesuaian, kami tetap sukses melakukan implementasi solusi smart city yang tersebar di 58 kota di Indonesia. Qlue mencatatkan eksistensi dengan memiliki klien lebih dari 133 sampai dengan saat ini,” ujar Maya saat konferensi pers virtual, Rabu (31/3/2021).

Baca Juga:
Gagas Solusi Saat Pandemi, Bisnis Qlue Tumbuh 70%

Sektor usaha yang memanfaatkan solusi Qlue di masa pandemik juga cukup bervariasi antara lain property, rumah sakit, retail perbankan, perhotelan, industri hiburan sampai ke instansi pemerintah level pusat dan daerah. Seiring dengan penambahan jumlah strategic partner sehingga solusi semakin mudah dijangkau oleh para pelaku usaha.

“Kesuksesan penetrasi pasar ini juga merupakan hasil kolaborasi yang dilakukan Qlue strategic partner yang sepanjang tahun 2020 meningkat 20 persen,” ungkapnya.

Maya menambahkan, pemanfaatan solusi Qlue saat ini masih didominasi oleh klien sektor publik seperti BUMN dan pemerintah daerah sebesar 70% dan 30% dari sektor swasta. Pengembangan teknologi Qlue saat ini dengan teknologi komputasi awan, tujuannya untuk menjangkau dan mengembangkan sektor swasta sebagai bagian dari strategi ekspansi Qlue ke depan.

Baca Juga:
Qlue Gagas Platform Informasi Mengenai Perkembangan COVID-19

Melanjutkan kesuksesan di usia kelima, Founder dan CEO Qlue Rama Raditya optimis Qlue akan mampu mempertahankan pertumbuhan bisnis yang signifikan di masa mendatang. Strategi ekspansi keluar negeri juga diterapkan dimana Qlue akan fokus menggarap pasar Malaysia, Jepang, dan Singapura.

“Potensi pasar smart city masih sangat besar. Qlue akan merespon peluang tersebut dengan melakukan implementasi solusi smart city di negara maju seperti Jepang. Ini membuktikan teknologi buatan Indonesia mampu bersaing di level internasional,” tuturnya.

Rama berharap Qlue bisa menginspirasi startup lokal untuk menjadi pemain global demi membawa Indonesia ke panggung dunia.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories