Perkuat Sektor Game, Sony Guyur Investasi ke Epic Games

Technologue.id, Jakarta – Sony telah mengakuisisi saham minoritas di Epic Games melalui anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh Sony, dalam kesepakatan investasi senilai US$ 250 juta.

Menurut Sony, investasi ini akan memperkuat hubungan antara kedua perusahaan dan akan memungkinkan mereka untuk memperluas kolaborasi pada teknologi, hiburan, dan layanan online yang terhubung secara sosial. Seperti diketahui, Epic Games merupakan publisher untuk game populer Fornite.

Baca Juga:
Sony Ganti Nama, Buang Sial?

“Teknologi Epic yang kuat di bidang-bidang seperti grafik menempatkan mereka di garis depan pengembangan mesin game dengan Unreal Engine dan inovasi lainnya. Tidak ada contoh yang lebih baik dari ini selain pengalaman hiburan revolusioner, Fortnite,” kata Kenichiro Yoshida, CEO Sony, dikutip dari ZDNet (10/7/2020).

“Melalui investasi kami, kami akan menjajaki peluang untuk kolaborasi lebih lanjut dengan Epic untuk membawa nilai bagi konsumen dan industri pada umumnya, tidak hanya dalam game, tetapi juga melintasi lanskap hiburan digital yang berkembang pesat,” lanjutnya.

Pendiri dan CEO Epic Games, Tim Sweeney menambahkan bahwa kolaborasi ini akan memperluas ekosistem digital mereka untuk konsumen dan pembuat konten.

“Sony dan Epic sama-sama membangun bisnis di persimpangan kreativitas dan teknologi, dan kami berbagi visi pengalaman sosial 3D real-time yang mengarah pada konvergensi game, film, dan musik,” katanya.

Akuisisi ini mengikuti pengumuman terbaru Sony untuk merombak strukturnya dan mengubah nama perusahaan.

Perusahaan mengatakan, Sony Corporation akan berganti nama menjadi Sony Group Corporation untuk fokus pada perannya sebagai markas Sony Group. Keputusan ini berjalan efektif pada 1 April 2021.

Baca Juga:
Rayakan 10 Tahun PlayStasion Plus, Sony Gratiskan Tiga Game PS4

Pada saat yang sama, Sony Electronics Corporation, yang saat ini mengoperasikan bisnis elektronik perusahaan dan merupakan fungsi di dalam Sony Corporation, akan menggantikan nama menjadi Sony Corporation pada 1 April 2021.

Untuk mencerminkan perubahan struktural, perusahaan mengatakan juga mengubah struktur eksekutif di mana bisnis inti Sony Group – layanan permainan dan jaringan, musik, gambar, dan layanan keuangan – masing-masing telah membentuk struktur eksekutif untuk bisnis masing-masing.

Bisnis elektronik, termasuk solusi imaging dan sensor, juga akan membangun struktur eksekutif untuk setiap bisnis, kata Sony.

Recent Articles

Controller Xbox Series X Bakal Bisa Dipakai ke Perangkat iOS dan Android

Technologue.id, Jakarta - Microsoft menyampaikan bahwa controller Xbox Series X bakal kompatibel ke perangkat iOS dan Android. Hal ini tidak terlalu mengejutkan, mengingat...

Mudah Banget! Merekam Video ala Profesional di Samsung Galaxy Note20

Technologue.id, Jakarta - Selain kamera, fitur perekaman video di smartphone telah mengalami peningkatan dibandingkan dengan ponsel-ponsel terdahulu. Karena itu, tak jarang seseorang...

Rayakan Satu Dekade, Xiaomi Luncurkan Redmi 9A Di Indonesia

Technologue.id, Jakarta - Xiaomi resmi meluncurkan Redmi 9A dalam gelaran bertajuk "10 Years of Innovation for Everyone" pada Kamis (13/8/2020). Ponsel entry-level...

Di Balik Filosofi Desain Galaxy Note20 Series

Technologue.id, Jakarta - Dalam memilih smartphone, konsumen tidak hanya melihat harga, fitur, spesifikasi, ataupun merek. Saat ini desain smartphone justru jadi pertimbangan...

Mudah Jadi Konten Kreator dengan OPPO Reno4

Technologue.id, Jakarta - Menjadi seorang konten kreator saat ini memang menjadi impian bagi sebagian besar para milenial. Namun untuk menjalani profesi tersebut...

Related Stories