Perluas Literasi keuangan Buat Anak Muda, Kredivo Gelar Generasi Jempolan

- Advertisement -

Technologue.id, Jakarta – Kredivo, platform kredit digital, terus adakan literasi keuangan buat anak muda. Acara kali ini berjudul Generasi Djempolan, digelar bertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan yang diadakan Otoritas Jasa Keuangan setiap Oktober.

General Manager Kredivo, Lily Suriani, mengatakan bahwa. “Sebagai pelaku industri ekonomi keuangan digital, kami melihat potensi yang besar dari generasi muda yang melek keuangan bagi pertumbuhan ekonomi.”

Target Kredivo adalah anak muda agar paham tentang layanan keuangan digital, karena hampir 50% pengguna mereka adalah generasi milenial dan Z. Di Bandung, pengguna Kredivo umumnya berusia 20-24 tahun dan 25-29 tahun.

Di Bandung sendiri, generasi muda memiliki peran penting bagi pertumbuhan ekonomi lokal, melalui industri kreatif. Oleh karena itu, di tengah kompetisi yang semakin ketat, daya saing pelaku industri kreatif di kota ini harus senantiasa ditingkatkan.” Jelas Lily. 

Menurut Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) OJK pada tahun 2019 menunjukkan indeks literasi keuangan baru sampai 38,03%, sementara indeks inklusi keuangan adalah 76,19%.

Selain itu, pandemi virus corona pun memaksa masyarakat untuk beralih ke layanan digital, termasuk layanan keuangan digital. Survei Indonesia e-Conomy SEA 2020 dari Google, Temasek dan Bain Company, yang dikutip Kredivo, menunjukkan ada 37% pengguna yang baru pakai layanan ekonomi digital saat pandemi.

Hampir semua dari mereka, 93%, bakal terus pakai setidaknya satu layanan digital. Kredivo melihat sejak pandemi, masyarakat pun kurangi belanja produk non-pokok dan beralih ke produk yang tingkatkan produktivitas.

Data Kredivo untuk penggunaan layanan mereka di Bandung, Jawa Barat, menunjukkan pengguna paling banyak pakai layanan tersebut untuk beli pulsa dan kupon elektronik, diikuti alat elektronik dan fesyen.

Kredivo juga punya layanan pinjaman, yang banyak dipakau untuk modal usaha, kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan pendidikan.

- Advertisement -

Latest News

Related Stories