Contact Information

Alamat: Komplek Rumah Susun Petamburan Blok 1 Lantai Dasar, Tanah Abang - Jakpus 10260

We're Available 24/ 7. Call Now.
Permintaan Chip AI Tinggi Bikin Valuasi Pasar Nvidia Meroket
SHARE:

Technologue.id, Jakarta - NVIDIA baru-baru ini melampaui Microsoft dan Apple menjadi perusahaan paling berharga di dunia. Nilai pangsa pasarnya mencapai titik tertinggi sepanjang masa, mendorong valuasi pasarnya menjadi USD3,335 triliun pada Selasa, dikutip dari Windows Central.

Naiknya NVIDIA ke puncak bukanlah hal yang mengejutkan. Pada awal Juni, perusahaan tersebut menjadi perusahaan paling berharga kedua di dunia setelah Apple, dan hanya tertinggal beberapa ratus juta dolar dari Microsoft.

Analis pasar menjelaskan bahwa keberhasilan NVIDIA melalui tahap demi tahap, ketika teknologi AI perlahan semakin menjadi topik panas. Awalnya Microsoft mendorong investasi bernilai miliaran dolar pada OpenAI dan penerapannya di seluruh produk dan layanannya.

Baca Juga:
Apple Siapkan Penerus Vision Pro yang Lebih Murah, Harga Rp26 Jutaan?

Apple pun tidak mau kalah, perusahaan semakin mendorong popularitas AI dengan strategi AI-nya dengan Apple Intelligence. Semakin besarnya tren AI, termasuk permintaan hardware yang tinggi dimanfaatkan oleh NVIDIA sebagai produsen chip.

Perusahaan besar seperti Microsoft, OpenAI, dan bahkan Meta sangat bergantung pada NVIDIA untuk GPU guna mendorong kemajuan AI mereka. Pada titik tertentu, pembuat chip tersebut tidak mampu memenuhi permintaan chip AI yang tinggi.

Perkembangan terkini menunjukkan Microsoft dan OpenAI menginvestasikan lebih dari USD100 miliar dalam proyek yang dijuluki Stargate. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, kedua perusahaan berpotensi melepaskan diri dari ketergantungan berlebihan pada chip NVIDIA untuk AI. 

NVIDIA tidak diragukan lagi sedang meraih kemenangan dengan AI. Tahun lalu, NVIDIA dinobatkan sebagai merek chip semikonduktor paling menguntungkan di dunia, dengan Microsoft dan Meta sebagai klien A-listnya.

Pendapatan perusahaan untuk Q3 2023 mencapai USD18,12 miliar, dengan laba USD10,42 miliar. Angka ini berarti peningkatan sebesar 206% dari tahun ke tahun karena tingginya permintaan akan chip AI.

SHARE:

Faktor Ini yang Bikin Ponsel Lipat Semakin Bergairah di Indonesia

Masalah-masalah yang Kerap Mendera Smartphone Layar Lipat