Technologue.id, Jakarta – Menjelang perhelatan SEA Games 2019 di Filipina, tim Indonesia khususnya cabang olahraga esports telah mempersiapkan diri untuk berhadapan dengan negara lain di pesta olahraga Asia Tenggara. Gelaran ini merupakan yang pertama kalinya bagi tim esports Indonesia.

Baca Juga:
Kemenpora Yakin eSports Bisa Rebut 4 Medali Emas di SEA Games 2019

Manager Timnas Esports Indonesia, Richard Permana mengatakan persiapan masing-masing nomor berbeda, timnya telah menjalani berbagai macam try out.

“Kita juga sudah mengikuti ajang-ajang nasional dan internasional, kualifikasi nasional, kejuaraan dunia, masing masing nomor semua sudah menjalani itu dalam 3-4 bulan terakhir ini,” ujarnya.

Richard menjelaskan dirinya pede dengan timnas Indonesia atas segala prestasinya, “Kita bisa highlight nomor unggulan kita ada ML (Mobile Legends), kemarin baru aja juara dunia. lalu untuk nomor single event kita ada Hearthstone, ada dua atlet, yakni Handi Handisurya ‘Joth’ dan Rama Ariangga ‘Douahou’.”

Baca Juga:
Siapa Lawan Terberat Timnas eSports Indonesia di SEA Games?

Pada bulan oktober lalu, Joth peringkat satu dunia di leaderboard server Amerika, sedangkan Rama juga berhasil lolos ke kejuaraan dunia di bulan Februari mendatang.

Rama menegaskan, “Ada atlet Starcraft yang sedang bootcamp di Korea Selatan selama 2 minggu. Untuk AoV, kita peringkat 8 besar dunia di kejuaraan dunia selama 1 bulan kemarin.”

Pada gelaran SEA Games 2019, cabang olahraga eSport Indonesia menurunkan 6 nomor dimana terdapat 3 beregu dan 3 individu yang akan mempertandingkan game Mobile Legend, Arena of Valor, Dota2, Starcraft2, Heartstone, dan Taken7.