Technologue.id, Jakarta – XL Axiata mengumumkan laporan kinerja perusahaannya selama sembilan bulan pertama di tahun 2017 yang berakhir 30 September lalu. XL mengaku catatan kinerjanya memberikan pencapaian positif dengan layanan data sebagai kontributor pendapatan utama bagi perusahaan.

“Kinerja kami yang tumbuh kuat di kuartal ketiga memperlihatkan bahwa agenda transformasi merupakan strategi yang tepat dan terbukti menghasilkan pencapaian yang sesuai harapan,” jelas Dian Siswarini, Presiden Direktur & CEO XL Axiata.

Diakui Dian, bisnis layanan data menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan yang tertinggi di industri, dengan komposisi pendapatan layanan data dan pengguna smartphone mencapai 71% dan 70%.

Baca juga : Gelar Music Fest, XL-Yonder Hadirkan Iwan Fals

XL mengklaim telah berhasil memanfaatkan momentum meningkatnya penggunaan layanan data di Indonesia dengan terus membangun infrastruktur jaringan Internet kecepatan tinggi yang handal dan memperluas cakupan layanan. “Saya senang XL Axiata berhasil memanfaatkan momentum untuk terus tumbuh selama 4 kuartal berturut-turut,” tambahnya.

Untuk memperkuat bisnis layanan Data tersebut, jaringan 4G LTE XL Axiata saat ini telah menjangkau 338 kota/kabupaten di berbagai wilayah di Indonesia, dengan hampir 16.000 BTS 4G, serta lebih dari 44.000 BTS 3G.

Selain itu, meningkatnya investasi yang dilakukan di berbagai wilayah di luar Jawa dengan program 3G U900 dan perluasan jaringan internet kecepatan tinggi 4G LTE yang telah mancakup ratusan kota di berbagai wilayah.

Baca juga : Atasi Kesenjangan Digital, XL Dukung Pemerintah Bangun Jaringan di 4 Provinsi

“Berbagai penawaran paket Data inovatif kami melalui strategi dual-brand telah telah menghasilkan berbagai pencapaian yang positif, selaras dengan semakin diminatinya XL bagi segmen pasar white-collar dan blue-collar, serta Axis bagi segmen pasar youth, dimana kedua merk tersebut membedakan penawarannya sesuai fokus dari segmen pasarnya,” aku Dian.

Di kuartal tiga tahun 2017, pendapatan XL Axiata berhasil tumbuh sebesar 5% QoQ dan 14% YoY, yang didorong dari pertumbuhan pendapatan Data yang tumbuh sebesar 11% QoQ atau 61% YoY. Adapun kenaikan pendapatan layanan Data didorong dari adanya peningkatan yang signifikan dari produk layanan data yang inovatif dan didukung dengan jaringan data berkualitas tinggi.

Pendapatan layanan Data memberikan kontribusi sebesar 71% terhadap pendapatan jasa perusahaan dibandingkan periode yang sama tahun lalu, dan ini adalah yang tertinggi secara industri. Selama periode sembilan bulan di 2017, XL Axiata mencatat pendapatan kotor sebesar Rp 16,926 triliun, meningkat sebesar 5% YoY, terdorong dari meningkatnya Service Revenue perusahaan sebesar 8%.

Baca juga : Registrasi XL Nggak Perlu SMS ke 4444, Caranya?

Dari sisi jumlah pelanggan, pada kuartal ini juga mengalami peningkatan sebesar 2 juta pelanggan, sehingga secara total jumlah pelanggan XL Axiata mencapai 52,5 juta. Adapaun ARPU secara kuartal juga meningkat, dengan rata-rata ARPU campuran sebesar Rp 35.000.

Peningkatan pendapatan layanan Data didorong oleh meningkatnya jumlah pelanggan yang menggunakan smartphone, yakni meningkat 36% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Di akhir kuartal ini, jumlah pengguna smartphone mencapai sekitar 37 juta, atau sekitar 70% dari total pelanggan XL Axiata, tertinggi di antara operator yang ada di Indonesia. Meningkatnya pengguna smartphone juga mendorong meningkatnya trafik layanan sebesar 162% YoY, yang mayoritas dikarenakan kenaikan dari trafik data.