Technologue.id, Jakarta – Setelah Google, ada beberapa perusahaan asal Amerika Serikat (AS) yang akhirnya juga harus memutus kerja sama dengan Huawei lantaran adanya perang dagang antara AS dan Tiongkok. Namun kini, bertambah satu perusahaan lagi yang ‘memusuhinya’, yakni Micron.

Baca Juga:
Kuartal Pertama 2019, Smartphone Huawei Masih Jadi Primadona

Mengutip dari GSMArena (01/06/19), melalui pernyataan resminya, Micron dikabarkan sudah memutus kerja sama sementara waktu dengan Huawei lantaran harus mematuhi peraturan yang dibuat oleh Departemen Perdagangan AS.

Dengan adanya peraturan tersebut, untuk perdagangan berskala internasional, Micron tak lagi bisa menjual seluruh komponennya baik langsung maupun tidak langsung kepada Huawei, termasuk, cip untuk media penyimpanan internal.

- Advertisement -

Baca Juga:
Dapat Lisensi Permanen, Huawei Tetap Boleh Gunakan Chipset ARM

Pemutusan kerja sama tersebut sejatinya tak cuma merugikan pihak Huawei, tetapi juga Micron. Pasalnya, pada pertengahan pertama tahun 2019, Huawei memberikan sumbangsih sebesar 13 persen bagi pendapatan Micron untuk periode tersebut.

Micron sendiri merupakan perusahaan semikonduktor yang memproduksi berbagai macam cip yang tertanam pada alat dan komponen elektronik, seperti SSD, kartu memori, flash disk, memori internal dan lain-lain.