Perusahaan Software Jerman Ajarkan IT ke 4 Organisasi Muda Indonesia

Kesepakatan Program Social Sabbatical antara Elaine Tan (Executive Director ASEAN Foundation) dan Scott Russell (President and Managing Director SAP South East Asia).

Technologue.id, Jakarta – Persaingan usaha di masa perkembangan pesat teknologi seperti saat ini memang semakin sulit, terlebih bagi Organisasi muda. Jika tak handal dalam memanfaatkan teknologi, maka waktu bertahannya mereka dari pesaing lain dapat dihitung oleh jari.

Melihat hal tersebut, SAP yang merupakan perusahaan software enterprise berskala dunia asal Jerman, terdorong untuk membantu Organisasi muda di negara-negara ASEAN. Indonesia menjadi negara pertama yang menjadi targetnya, dan terdapat 4 Organisasi beruntung di sini yang terpilih masuk ke dalam program SAP Social Sabbatical tersebut.

Scott Russell, President and Managing Director SAP South East Asia

“ASEAN merupakan wilayah yang diisi oleh banyak kaum muda berbakat yang dengan semangat menjalan usaha di tengah-tengah persaingan yang semakin ketat saat ini. Para kaum muda tersebut mendorong kami untuk menggelar sebuah program bernama Social Sabbatical yang dapat membantu mereka menghadapi persaingan di masa perkembangan teknologi yang pesat seperti sekarang ini,” tutur Scott Russell, President and Managing Director SAP South East Asia.

Scott menambahkan, program ini juga berkat jalinan kerjasamanya dengan ASEAN Foundation. “ASEAN Foundation yang memiliki kesamaan visi misi program kami, yakni memberantas kesenjangan sosial telah membantu dalam menemukan banyak usaha-usaha kecil yang cocok untuk masuk ke dalam program ini.”

Jalinan kerjasama antara ASEAN Foundatiom dengan SAP di dalam program Social Sabbatical ini juga merupakan bentuk konkrit dari perayaan ke-50 badan persatuan negara-negara di Asia Tenggara tersebut. “Di perayaan kelima puluh tahun ASEAN Foundation kami menyadari, masa depan komunitas negara di Asia Tenggara sangat bergantung pada kaum muda yang ada,” kata Elaine Tan, Executive Director ASEAN Foundation.

Elaine Tan, Executive Director ASEAN Foundation

Menurut Elaine, program yang digelar oleh SAP ini mampu mempersiapkan Organisasi muda di ASEAN yang kebanyakan digawangi oleh kaum muda yang memiliki semangat tinggi. “Semangat membara dari para kaum muda tentu akan sangat berguna jika dimanfaatkan ke dalam program Social Sabbatical dari SAP. Kami sangat berterima kasih atas apa yang telah dilakukan SAP.”

Seperti yang telah tim redaksi Technologue.id sampaikan sebelumnya, Indonesia menjadi negara pertama yang kehadiran program dari SAP Social Sabbatical. Terdapat 4 Organisasi muda asal Indonesia yang mengikutinya, yakni Mien R. Foundation (MRUF), PT Campa Pusaka Nusantara, Prestaso Junior Indonesia, dan Javara Indigenous Indonesia.

 

Baca juga:

3 Startup Terbaik Hasil Inkubasi Lintasarta dan ITB Menetas Juga

XL Future Leaders Bimbing Anak LPKA Bandung

IWIC Ke-10 Hadirkan Peserta Asing, Dorong Developer Lokal Bersaing Secara Global

loading...