Technologue.id, Jakarta – Para pengguna layanan Go-Jek, terutama Go-Food, kini harus merogoh kocek lebih dalam daripada biasanya. Sebab, sekarang jika Anda memesan makanan dan melunasinya lewat Go-Pay, tak ada lagi pembebasan biaya kirim yang sebelumnya ditanggung oleh pihak Go-Jek.

Hal ini redaksi ketahui dari konfirmasi akun resmi Go-Jek di Twitter yang merespons pertanyaan salah seorang user. “Untuk saat ini, promo Go-Pay free delivery sudah tidak tersedia ya. Terima kasih,” admin @gojekindonesia menjelaskan pada netizen dengan username @wulanms, sore ini (18/07/17).

Konfirmasi admin Go-Jek Indonesia di Twitter terkait hilangnya free ongkir Go-Food lewat pembayaran Go-Pay (source: Twitter / gojekindonesia)

Technologue.id lantas mencoba membuktikan hal ini dan ternyata memang benar adanya. Walaupun tak ada lagi benefit berupa free delivery, tetapi Go-Jek masih “berbaik hati” dengan memberikan promo lainnya, yaitu Delivery Promo. Batas bawah biaya pengiriman makanan lewat Go-Pay kini adalah Rp3.000.

Penghapusan free delivery saat order Go-Food lewat Go-Pay (Technologue.id)

Tentunya, dengan adanya aturan baru yang terkesan kurang disosialisasikan secara luas ini, pengguna Go-Jek mau tidak mau jadi kehilangan salah satu benefit penting dari sistem pembayaran cashless yang dipersembahkan startup yang dipimpin Nadiem Makarim itu. Kendati demikian, adanya ongkos sebesar Rp3.000 seharusnya tak membuat seluruh pengguna Go-Pay kabur karena tarif tersebut tidaklah terlalu mahal.

Walau belum bisa dipastikan, pemberlakuan tarif baru ini diduga ada kaitannya dengan eror massal Senin (17/07/17) malam. Kemarin, banyak pengguna Go-Jek mengaku log-out secara otomatis dari aplikasi mobile-nya dan kesusahan untuk log-in kembali. Untungnya, eror tersebut hanya berlangsung sekitar 2 sampai 3 jam saja. Namun sekali lagi, redaksi belum bisa memastikan keterkaitan eror tersebut dengan update tarif karena pihak Go-Jek tak merespons satu pun upaya konfirmasi yang Technologue.id layangkan.

 

Baca juga:

Pengguna Go-Jek Gagal Log-In Setelah Log-Out Tiba-Tiba, Ada Apa?

Go-Jek Buka Cabang ke Singapura?

Go-Jek Kantongi Rp16 Triliun, Siapa Penyuntiknya?