Petinggi Apple Dilarang Cuti Kerja Pada 17 September Hingga 4 November, Ada Apa?

Apple melarang petingginya untuk cuti dari pertengahan September hingga awal November (source: Live Trading News)

Technologue.id, Jakarta – Sebuah memo atau pesan singkat yang dicurigai disebar secara internal di kubu Apple, tersebar di Twitter. Pada memo tersebut tertulis, jika pada 17 September hingga 4 November mendatang, Apple melarang cuti kerja bagi petinggi dan penasihat di perusahaannya tersebut.

Dilansir dari GSM Arena (27/5/017), pelarangan cuti kerja bagi petingginya tersebut masuk dalam wacana Black Out Days. Perusahaan melakukannya demi mengantisipasi lonjakan permintaan atas perangkat baru mereka, yang di dalam memo dituliskan akan hadir pada September mendatang.

Dari memo yang tersebar itu, banyak pihak yang menilai jika Apple tengah bersiap untuk meluncurkan perangkat barunya, yakni iPhone 8. Bulan September di setiap tahunnya, memang menjadi bulan yang sangat dinanti-nantikan bagi para pecinta produk Apple.

Dengan begitu, tak heran jika perusahaan turut menjadikannya sebagai bulan “sibuk”. Tidak ada satupun petinggi Apple yang diizinkan untuk mengambil libur ataupun bolos semasa Black Out Days.

Memo yang menjadi landasan bagi para pecinta iPhone untuk menggoreskan senyum di bibir tersebut disebarkan oleh Benjamin Geskin @VenyaGeskin1. Geskin pun turut menuliskan caption, “Penasihat AppleCare dan Para Pemimpinnya menerima sebuah email (isi gambar). Jadi bulan September 2017 akan menjadi hari yang dinanti-nantikan.”

Pun demikian, tebakan Geskin mengenai waktu peluncuran perangkat terbaru sering kali meleset. Dengan begitu, ada baiknya Anda tidak buru-buru untuk meyakini cuitannya tersebut.

Baca juga:

Apple Ajak Pengguna Android Pindah ke iPhone dengan Klaim Ini

Nokia dan Apple Pilih Rujuk

Apple Watch Punya Sensor Pendeteksi Detak Jantung Paling Akurat

loading...