PhotoGrid 6.0 Resmi Rilis, Sasar Pengguna Sosial Media

Technologue.id, Jakarta – Berniat untuk terus memperkenalkan aplikasinya kepada para pengguna aktif internet dan sosial media, Photo Grid versi 6.0 terbaru resmi dirilis. Aplikasi penyunting foto besutan Cheetah Mobile ini diperkaya dengan fitur-fitur kreatif yang langsung dapat dibagikan melalui sosial media.

Terkait dengan itu, pada sebuah data dari Wearasocial.org menunjukkan bahwa ada 88,1 juta pengguna internet aktif dan 79 juta diantara merupakan pengguna aktif social media di dunia. Sedangkan menurut portal statistik Statista, Indonesia memiliki basis pengguna sosial media sangat besar, yakni pada 2016 terdapat 34 persen dari populasi tanah air menjadi pengguna sosial media aktif yang senantiasa terkoneksi dengan layanan sosial media setidaknya sekali dalam sebulan.

“Tren tersebut bagi kami merupakan hal positif sebab kini mereka dapat dengan mudah membagikan cerita menarik dan tentang apapun melalui platform sosial media. Maka itu, kami menyediakan komunitas sosial berbasis sharing foto di dalam aplikasi PhotoGrid sendiri yang juga punya fungsi untuk mengambil dan menyunting foto,” ujar Head of Product PhotoGrid, Jeremy Peng hari ini (13/1/2017) di Jakarta.

Aplikasi asal Taiwan tersebut pun kerap memperkaya PhotoGrid 6.0 dengan segelintir fitur, seperti Rolling Comments yang memungkinkan di dalam aplikasi sajikan foto-foto yang lebih hidup dan interaktif, dimana para anggota komunitas dapat memberikan komentar di foto yang telah di kolase.

“Setelah pengguna mengedit foto sesukanya mereka bisa langsung membagikannya ke beberapa akun sosial media sekaligus,” tambahnya.

Lalu, fitur terbaru Personalized Feed yang layaknya seperti pada aplikasi sosial media lainnya, memungkinkan pengguna dapat saling ikut mengikuti (follow) kemudian bisa melihat konten dan foto yang dipersonalisasi.

Sementara Intelligent editing, turut mengombinasikan aplikasi dengan teknologi artificial intelligence. Hal tersebut berarti aplikasi dirancang untuk dapat mengubah foto menjadi karya seni dinamis dengan menggunakan lebih dari 300 macam layout dan 500 stiker.

“Yang berbeda antara PhotoGrid dengan aplikasi penyunting foto lainnya, kami menyajikan aplikasi sosial komunitas kreatif berbasis sharing foto. Dari situ kemungkinan pengguna dapat mengekspresikan diri, bahkan membuat gambar paling ekstrim sekalipun, dan tetap terhubung melalui kegiatan bercerita secara visual,” jelasnya.

Kedepannya, Jeremy lantas mengaku pihaknya akan semakin melokalisasi aplikasi PhotoGrid dengan mengajak lebih banyak desainer lokal untuk bekerjasama dalam membuat stiker yang sesuai dengan kegiatan sehari-hari masyarakat Indonesia.

BACA JUGA:

Sosmed Dinilai Buang-Buang Waktu!

Adobe Pamerkan Photo Editor Generasi Mendatang

Selamatkan Foto-Foto Jadul Anda dengan Aplikasi dari Google Ini!