Technologue.id, Jakarta - Google dikabarkan tengah mengembangkan teknologi penguncian wajah atau face unlock generasi baru untuk lini Pixel 11 dan Chromebook mendatang. Proyek ini secara internal disebut sebagai Project Toscana, dan disebut-sebut menghadirkan sistem autentikasi biometrik yang lebih canggih dibanding generasi sebelumnya.
Menurut sumber yang mengaku telah menguji teknologi tersebut, sistem ini dapat bekerja tanpa tambahan sensor yang terlihat di bagian depan perangkat Pixel. Secara tampilan, desainnya tetap serupa dengan Pixel 10 Pro, tanpa modul besar atau notch khusus untuk sensor wajah.
Belum diketahui secara pasti apakah teknologi ini menggunakan sensor inframerah (IR) seperti milik Apple pada lini iPhone. Namun, jika memang menggunakan IR, ada kemungkinan komponen tersebut disembunyikan di bawah layar. Menariknya, Apple sendiri dirumorkan akan menerapkan pendekatan serupa pada iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max di masa mendatang.
Salah satu peningkatan utama yang disebutkan adalah kemampuan penguncian wajah yang tetap akurat dalam berbagai kondisi pencahayaan, baik terang maupun minim cahaya. Sebelumnya, Google memang sempat dirumorkan akan menghadirkan face unlock berbasis IR pada keluarga Pixel 11 tahun lalu. Project Toscana tampaknya menjadi evolusi terbaru dari upaya tersebut.
Yang menarik, teknologi ini tidak hanya ditujukan untuk smartphone. Google juga dilaporkan sedang menguji sistem serupa pada beberapa model Chromebook. Jika terealisasi, ini bisa menjadi langkah besar dalam meningkatkan keamanan sekaligus kenyamanan login pada perangkat laptop berbasis ChromeOS.
Sumber laporan menyebut performa teknologi baru Google ini diklaim secepat Face ID milik Apple di iPhone. Meski perangkat Pixel sudah dilengkapi pemindai sidik jari sebagai metode autentikasi alternatif, kehadiran sistem pengenalan wajah yang andal, terutama yang tetap optimal di berbagai kondisi cahaya, akan menjadi nilai tambah signifikan bagi pengguna.