Technologue.id, Jakarta – Demam Pokemon Go di tahun 2016 berhasil membukukan angka transaksi yang cukup fantastis. Bagaimana tidak, dalam setahun, Niantic, developer game tersebut berhasil mengumpulkan uang US$950 juta atau sekitar Rp12 triliun.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh App Annie, sebuah perusahaan riset dan data analitik tentang pasar aplikasi, Pokemon Go berhasil mendapatkan perhatian lebih dari game mobile lainnya. Ini membuatnya bisa tampil sebagai salah satu top-grossing game di Play Store maupun Apple App Store.

Dikutip dari NextPowerUp (17/01/17), walaupun sepanjang tahun 2016 game Pokemon Go hanya meraup keuntungan sepanjang enam bulan terakhir, ia berhasil menduduki peringkat ketiga pada daftar grossing game tertinggi di 2016. Sementara peringkat pertama dan keduanya ada Clash Royale and Monster Strike.

“Berkat berhasil menarik jutaan pengguna yang bukan gamer, Pokemon Go menjadi salah satu video game tradisional yang paling sukses”, pernyataan resmi App Annie pada situs NextPowerUp.

Menurut AppGenie, mekanisme yang sederhana, gameplay yang berbasis real-world augmented reality, dan berbagai properti intelektual yang dimilikinya, itulah yang membuatnya meraih kesuksesan di pasar aplikasi.

 

Baca juga:

Setelah Pokémon Go dan Super Mario Run, Nintendo Siapkan 3 Game Lagi!

Baru Sehari, Super Mario Run Langsung Kalahkan Pokémon Go!

Aplikasi Pokémon Go Abal-Abal Rugikan Banyak Orang di Indonesia!