Technologue.id, Jakarta – Sukses menelurkan 9 startup dari batch pertama, Plug and Play kembali menggelar program akselerator batch kedua. Seperti yang dijanjikan, Plug and Play akan menjalankan dua pogram akselerator setiap tahunnya. Dari program ini lahirlah 13 startup dari berbagai kategori. Mulai dari fintech, IoT, agrikultur, entertainment dan lainnya mewarnai program akselerator batch kedua ini.

“Berbeda dengan batch pertama, batch kedua ini mengusung kategori yang lebih bervariasi, tak hanya e-commerce saja. Kami berharap 13 startup ini dapat mengatasi semua permasalahan yang terjadi di masyarakat Indonesia dengan teknologi yang mereka miliki,” Wesley Harjono, President Director Plug and Play Indonesia menuturkan kepada Technologue.id saat acara Plug and Play di kantor Plug and Play, Kuningan, Jakarta.

Baca juga:

Indonesia Pasar Potensial untuk Industri Edutech

- Advertisement -

Sejak pendaftaran bath kedua yang ditutup Oktober 2017, lalu tercatat 300 startup yang mengikuti program tersebut. Dari 300 startup tersebut, terpilihlah 13 startup berdasarkan proses seleksi. Adapun 13 startup yang beruntung tersebut diantaranya Blynk, Cheers, Dana Bijak, Datanest, Duit Hape, Eresto, Gandeng Tangan, Gringgo, Indogold, Manpro, Periksa ID, Trukita dan Weston. Bekerjasama dengan Gan Konsulindo (GK), Plug and Play akan memberikan investasi untuk dana dan bimbingan untuk 13 startup terpilih.

Baca juga:

Ini 3 Startup yang Berhasil Jadi Unicorn di Tahun 2017

Ketiga belas startup ini akan mendapatkan pendanaan awal dari Plug and Play. Selain itu, mereka akan mendapatkan 1-on-1 mentorship, coworking space gratis di kawasan Kuningan, Jakarta, akses ke Silicon Valley hingga bekerjasama dengan sejumlah partner korporasi GK – Plug and Play. Adapun partner korporasi tersebut meliputi Astra Internasional, BNI, BTN dan Sinar Mas.

“Selain investasi, kami akan menjembatani startup batch kedua ini dengan para partner korporasi kami untuk mengembangkan bisnis mereka. Selain itu, kami juga akan menghubungkan dengan regulator, media dan Investor tambah Wesley.

Baca juga:

Grab Buka Lembaran Baru Bersama Transportasi Konvensional

Program batch kedua ini juga didukung oleh pemerintah Indonesia. Bahkan Presiden Indonesia, Joko Widodo menyambut baik program ini. Ini merupakan komitmen GK – Plug and Play kepada Presiden Joko Widodo guna mewujudkan perekonomian digital di Indonesia pada tahun 2020 mendatang.