Technologue.id, Jakarta – Nama Jimmy Wales memang tak sepopuler Mark Zuckerberg atau Bill Gates di Indonesia. Akan tetapi, Anda pasti pernah setidaknya sekali menggunakan ciptaannya, Wikipedia. Ya, Wales adalah co-founder ensiklopedia online gratisan itu.

Sayang, walaupun Wikipedia tak memungut biaya kepada para pengaksesnya, informasi yang tersebar di tengah masyarakat tak sepenuhnya valid. Wales pun tak berpangku tangan. Ia baru saja meluncurkan media online yang bertekad memerangi berita palsu atau hoax.

Melansir TheVerge (25/04/17), proyek bernama Wikitribune itu akan menggaet jurnalis profesional untuk memproduksi berita terpercaya dan berbasis fakta. Para jurnalis tersebut nantinya bakal berpihak pada publik, misalnya dengan membagikan hasil wawancara maupun transkripnya.

Konsep kerja Wikitribune (source: Wikitribune)

“Wikitribune adalah berita dari masyarakat untuk masyarakat,” kata Wales. Adapun berita yang akan di-cover situs yang digagas secara crowdfunding itu, seperti politik, ilmu pengetahuan, sampai teknologi.

Sumber yang dikutip redaksi turut menyebutkan bahwa media bikinan Wales itu juga bakal bekerja sama dengan komunitas berisi pembaca yang antusias dari seluruh dunia untuk menjaga konten yang diunggah di sana. Tiap member yang mengeluarkan donasi rutin itu boleh mengusulkan koreksi atau mengedit berita, tetapi perubahannya harus disetujui dulu oleh editor. Sekilas, konsep ini sama seperti konsep yang diusung Wikipedia.

Apakah Anda tertarik dengan konsep Wikitribune?

 

Baca juga:

Wikipedia Diblokir di Turki

Apakah Wikipedia Punya Hubungan dengan WikiLeaks?

Jumlah Pengguna Aplikasi Pemblokir Iklan Meningkat 30 Persen