HeadlineProgram Inkubasi Tokopedia NextGen Bina Pelajar Lihai Teknologi

Program Inkubasi Tokopedia NextGen Bina Pelajar Lihai Teknologi

Technologue.id, Jakarta – Tokopedia Academy mengadakan program inkubasi bagi para pelajar Indonesia untuk lebih memahami dunia digital dalam Tokopedia NextGen. Program sinergi bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI) ini bertujuan mencapai pemerataan pengetahuan melalui teknologi.

Staf Khusus Menteri Bidang Digital dan SDM / Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika RI, Dedy Permadi, Ph.D menyampaikan bahwa dukungan terhadap pengenalan industri teknologi sejak dini tentunya akan melahirkan generasi yang tangguh menghadapi persaingan di era digital.

“Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan ini guna mempercepat transformasi digital tanah air,” ungkap Dedy.

Adapun dalam program inkubasi ini, Tokopedia Academy menghadirkan sejumlah pembicara andal dari perusahaan Tokopedia.

Baca Juga:
Sederet Program Tokopedia Dukung Perempuan Adaptasi Digital

Dalam acara Tokopedia NextGen yang bertema Serba-Serbi Dunia Manajemen Produk dan Desain Produk kali ini, Tokopedia melalui para ahli membagikan tips berkarir di dunia teknologi khususnya di bidang pengembangan dan desain produk.

  1. Pelajari Keterampilan Dasar

“Sebagai seorang desainer produk, salah satu keterampilan terpenting adalah memahami kebutuhan pengguna. Bisa menempatkan diri pada posisi pengguna menjadi penting saat kita membangun produk yang ditujukan untuk mereka,” ungkap Adze Ganesha, Product Design Lead Tokopedia.

Di sisi lain, Lead Product Manager Tokopedia, Priscilla Rasmana, menyampaikan, “Kemampuan berpikir analitis dalam memproses data menjadi salah satu keterampilan dasar yang perlu dimiliki untuk mereka yang tertarik menjadi seorang manajer produk.”

  1. Perluas Pengetahuan

“Perbanyak membaca. Misalnya, belajar tentang ilmu perilaku, atau industri dan produk yang menarik bagi kita. Karena inovasi seringkali datang ketika kita bisa mengombinasikan keahlian dan pengetahuan yang dimiliki,” papar Michael Kendro, Senior UX Researcher Tokopedia.

  1. Lihai Berkolaborasi

Saat mengembangkan sebuah produk, ada banyak pihak yang akan terlibat.

Adze menyebutkan, “Kita perlu punya keterampilan berkolaborasi, bagaimana kita dapat bekerja sama serta membuat keputusan yang saling menguntungkan dan menghasilkan produk yang menjawab kebutuhan konsumen.”

  1. Kemampuan Berkomunikasi

Sebagai manajer produk, desainer produk maupun periset, kemampuan berkomunikasi menjadi keahlian yang harus dimiliki.

“Keterampilan berkomunikasi sesuai dengan target audiens sangat penting agar kita bisa menyampaikan ide-ide kita sehingga orang lain dapat memahaminya dan ide-ide tersebut bisa menjadi realita,” ungkap Priscillia.

Michael menambahkan, “Supaya mendapatkan pemahaman menyeluruh terkait kebutuhan pengguna, sebagai UX researcher penting untuk bisa berkomunikasi dengan responden saat
melakukan kunjungan dan melakukan observasi terhadap lingkungan sekitarnya.”

  1. Gabung Komunitas dan Ikut Pelatihan

“Agar dapat memahami konteks dan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja serta pengaplikasiannya, pelajar dapat mengasah keterampilannya melalui beragam kegiatan seperti kursus, magang, kompetisi, lokakarya, bergabung dengan komunitas dan ikut pelatihan seperti Tokopedia Academy,” papar Michael.

Related articles

Tokopedia Hadirkan Wadah Edukasi Cetak Talenta Digital Berkualitas

Technologue.id, Jakarta - Tokopedia kembali menghadirkan program edukasi khusus...

Majukan Talenta Digital Nasional lewat Tokopedia Academy, Partisipan Meningkat Hampir 3x Lipat di Tahun 2021

Technologue.id, Jakarta - Tokopedia, sebagai perusahaan teknologi Indonesia berkomitmen...

BI Kena Retas, Ini Tanggapan Kemenkominfo

Technologue.id, Jakarta - Data Bank Indonesia diduga diserang hacker...

Terkuak! Begini Cara Peretas Bobol Data Pasien di Server Kemenkes

Technologue.id, Jakarta - Aksi peretasan yang membongkar data pasien...

Kominfo Selidiki Dugaan Kebocoran Data Pasien di Server Kemenkes

Technologue.id, Jakarta - Menyusul kebocoran data pasien rumah sakit,...