Technologue.id, Jakarta – Startup asal Rusia, Promobot, membuka pemesanan awal robot otonom yang merupakan hasil dari ”kloningan” manusia. Robot Android otonom ini mempunyai struktur morfologi yang hampir mirip manusia.

“Semua orang sekarang dapat memesan robot dengan penampilan apa pun, bayangkan replika Michael Jordan dan William Shakespeare membaca teksnya sendiri di museum?” kata Aleksei Iuzhakov, Ketua Dewan Direktur Promobot, dalam sebuah pernyataan.

Ini bukan kloningan 100 persen, namun setidaknya data digital manusia yang dikloning bisa dimasukkan semuanya ke dalam memori robot.

Robot otonom yang dinamakan Robo-C ini memiliki 18 bagian di wajah yang dapat bergerak, memungkinkannya mengeluarkan 600 ekspresi mikro. Robot ini juga dilengkapi kecerdasan buatan yang berisi 100 ribu modul bicara.

Dilansir dari Foxnews (6/11/2019), robot ini tidak bisa berjalan, namun bagian leher dan dada memiliki tiga derajat dalam kebebasan bergerak. Promobot percaya Robo-C mampu menghilangkan batasan dalam interaksi antara manusia dan mesin.

Sampai saat ini, Promobot sudah memiliki empat pesanan untuk Robo-C. Satu unit akan bekerja di agen pemerintah, sedangkan unit kedua akan menjadi klon dari Albert Einstein untuk pameran robot dan dua unit lagi dipesan oleh keluarga Timur Tengah untuk menjadi klon dari ibu dan ayah.