Technologue.id, Jakarta – Sejarah di industri dirgantara Indonesia sebentar lagi mungkin akan terulang. Ketika dulu republik ini memiliki pesawat yang dibeli dengan cara patungan dari masyarakatnya, yakni Dakota RI-001, capaian yang sama bisa jadi tercipta melalui R80.

Sebab, penggalangan dana untuk pesawat yang diarsiteki BJ Habibie, mantan presiden RI, hari ini (13/11/17) sudah terkumpul Rp5.543.021.529 dari 13 ribu lebih donatur. Jumlah ini masih amat mungkin bertambah karena kampanye ini masih terbuka hingga 18 hari ke depan.

Baca juga:

Google: 3 Miliar Lebih Akun Netizen Dalam Bahaya!

Proyek crowdfunding yang didukung oleh Kitabisa.com ini faktanya mendapat respons positif dari beragam kalangan masyarakat, dari orang dewasa sampai anak muda. Bahkan, ada juga seorang penyumbang yang memakai username “Kuli di Azerbaijan” yang menyisihkan hartanya untuk mendukung proyek ini.

Proyek Pesawat R80 Di-support Penuh, TKI di Azerbaijan Pun Nyumbang
Username Kuli di Azerbaijan yang memberikan sumbangan pembuatan pesawat R80 (source: Kitabisa.com)

Menurut Kitabisa.com dalam keterangannya secara tertulis pada redaksi, kampanye yang bisa diakses lewat link https://kitabisa.com/pesawatr80 ini adalah penggalangan dana dengan jumlah tertinggi di platform tersebut. Namun, hal ini bukan berarti tugas telah usai.

Baca juga:

Rajin Ajak Orang Indonesia Hidup Lebih Cermat, Situs Ini Diinves Rp540 Miliar

Pembuatan pesawat yang masuk Program Strategis Nasional ini membutuhkan biaya yang cukup besar. Total pembuatan prototipenya saja mencapai Rp200 miliar lebih. Sementara keseluruhan biaya pengembangan usahanya Rp20 triliunan.

Akan tetapi, PT Regio Aviasi Industri (RAI) selaku sponsor dan PT Dirgantara Indonesia (PTDI) yang mengerjakan R80 tak cuma mengandalkan pemasukan dari crowdfunding. Karena penggalangan juga dilakukan lewat investasi perbankan dan dukungan dari pemerintah Indonesia. Harapannya, tentu agar pesawat R80 benar-benar bisa diujiterbangkan tepat sesuai master plan pada 2022 mendatang.

Baca juga:

Aplikasi WhatsApp Palsu Beredar di Google Play Store, Korbannya Jutaan!

Nah, jika kalian terpacu untuk membuktikan pada dunia bahwa Indonesia siap menjadi negara produsen pesawat terbang, jangan ragu untuk terlibat langsung di campaign ini.