Technologue.id, Jakarta – Aplikasi lapor online, Qlue, mendapatkan penghargaan sebagai Startup of the Year 2019 dari majalah startup dan entrepreneur Asia Pasifik yang berbasis di Hong Kong, Jumpstart Magazine.

Qlue dinilai telah berhasil mendorong perubahan di Indonesia menjadi lebih baik dengan konsep smart city dan membantu pemerintah dalam menyelesaikan berbagai masalah sosial dengan melibatkan partisipasi aktif dari warganya. Penghargaan ini akan menjadi pemacu bagi Qlue untuk terus berinovasi untuk Indonesia.

Baca Juga:
Gandeng NVIDIA, Startup Qlue Makin Mahir Olah Teknologi AI

“Merupakan suatu kehormatan bagi Qlue untuk mendapatkan penghargaan Startup of the Year 2019 dari Jumpstart Magazine. Sejak awal mendirikan Qlue, kami berusaha memberikan solusi untuk memudahkan proses pelaporan warga kepada pemerintah melalui teknologi, sehingga warga dapat berpartipasi aktif dalam pembangunan,” ujar Rama Raditya, Founder & CEO Qlue.

Pencapaian ini sangat istimewa bagi Qlue karena hingga pertengahan 2019 ini Qlue telah menerima dua penghargaan tingkat internasional. Pada Februari lalu, Qlue mendapatkan penghargaan Best Mobile Government Service Award untuk kategori Public Empowerment dari 7 th World Government Summit yang diselenggarakan di Dubai.

Selain itu, Qlue juga terpilih mengikuti program Nvidia Accelerator Program dan Facebook’s Startup Station yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas produk dan solusi Qlue ke tingkat internasional.

Baca Juga:
Aplikasi Lapor Online Qlue Ekspansi Layanan di Tiga Kota Mapan

Pertama kali hadir di Jakarta pada 2014 lalu, saat ini Qlue telah digunakan di 15 daerah di Indonesia. Qlue menargetkan akan digunakan di lebih dari 20 daerah di Indonesia pada akhir 2019.

Selain itu, solusi Qlue juga telah digunakan di lebih dari 50 institusi lintas-industri, mulai dari sektor properti, keamanan, konstruksi, manufaktur, ritel, rumah sakit, hingga bantuan pasca bencana, dan lain sebagainya. Qlue menyediakan platform berbasis Artificial Intelligence, Internet of Things serta integrasi data yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas kerja dan efisiensi dalam menangani permasalahan kota maupun perusahaan.

“Penghargaan ini akan menjadi pemacu kami untuk terus berinovasi dalam mewujudkan konsep smart city di seluruh Indonesia,” tutur Rama.