Technologue.id, Jakarta – Ajang tahunan Indonesia Cellular Show (ICS) kembali digelar di Jakarta Convention Center (JCC). Tahun ini, ICS membawa tema Digital Revolution yang sejalan dengan program pemerintah mengenai revolusi digital dalam rangka merangsang pertumbuhan perekonomian negara.

Merza Fachys sebagai Sekretaris Jenderal Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI), mengklaim ICS secara konsisten digelar dari tahun ke tahun. Gelaran ICS pada tahun 2015, ada 75 ribu pengunjung yang datang untuk melihat produk dan informasi teknologi telekomunikasi terkini.

“Bahkan, jumlah pengunjung tersebut jauh lebih besar dari event internasional yang hanya 35 ribu pengunjung. Itu tandanya, ICS jadi wadah pertemuan pelaku, pengguna, hingga penggemar selular. Tahun lalu jumlah 26 peserta, maka sekarang bertambah menjadi 56 peserta,” kata Merza di pembukaan ICS 2016.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara yang sengaja datang untuk membuka acara ICS 2016 mengungkapkan bahwa industri telekomunikasi masih mengalami pertumbuhan. Ditambahkannya, apa yang ada di dalam indsutri telekomunikasi patut dipertahankan supaya bisa mencapai revolusi digital untuk mendukung perekonomian Indonesia.

- Advertisement -

“Pada kuartal Q1 2016, industri telekomunikasi dan media tumbuh 3,8 persen setelah perbankan yang mencapai pertumbuhan 12 persen. ICS itu ada Temu Pelanggan yang tiap tahun digelar sebagai forum pertemuan produsen dengan pelanggan, di sana bisa muji hingga maki-maki,” ungkap Rudiantara.

Lebih jauh, Menteri yang biasa disapa Chief RA tersebut menjelaskan potensi industri telekomunikasi di masa depan. Menurutnya, lima tahun ke depan industri telekomunikasi akan meraup pendapatan yang cukup melimpah dari sektor aplikasi.

“Kalau dulu dihitung dari jumlah pendapatan operator, maka ke depan impact value yang dihasilkan dari industri larinya ke aplikasi yang bisa di-generate,” papar Chief RA dalam pidato pembukaan ICS 2016, Kamis (2/6/2016).

Memasuki tahun ke-13, ICS menyajikan berbagai pameran yang sebagian besar merupakan penyelenggara telekomunikasi, kemudian vendor telekomunikasi. Para pemain industri pendukung lain ikut mengisi ajang dengan luas lahan 13.502 meter persegi selama empat hari dari tanggal 2-4 Juni 2016.

Share this