Review: ECS Liva ZE, PC Mungil dengan Prosesor Intel Apollo Lake

Mungil Namun Tak Mengurangi Fungsionalitas

Desain bodi dan tata letak komponen menjadi dua hal yang sangat penting bagi barebone PC mungil seperti Liva ZE keluaran ECS ini. Pasalnya, dengan bentuknya yang sangat kecil, ECS tidak bisa meletakkan komponen sembarangan agar bodinya tetap ramping, enak dilihat, dan portnya mudah diakses.

Liva ZE sendiri memiliki sejumlah port I/O yang terbilang cukup lengkap. Pada sisi depannya terdapat sebuah tombol power, tiga buah port USB 3.0 serta satu buah port USB type-C. Sementara untuk mendukung fitur multimedianya, ada jack audio 3,5 mm.

Beralih ke sisi belakang, ada dua buah port RJ-45 untuk koneksi ethernet. Sedangkan untuk output display, ada satu port HDMI, dan satu MiniDisplay Port. Sayangnya, ECS tidak menyediakan port D-Sub untuk bisa terkoneksi dengan monitor / proyektor lama. Meski begitu, pengguna bisa mengakalinya dengan cara menggunakan converter tambahan dari HDMI/MiniDisplay Port ke D-Sub.

Satu hal yang cukup menarik dan menjadi nilai tambah tersendiri untuk perangkat ini adalah hadirnya port Serial Com RS232. Jumlahnya pun cukup banyak, dua di sisi kiri dan dua di sisi kanan. Port ini mungkin tidak digunakan oleh konsumer biasa, namun untuk prosumer, port tersebut bisa dimanfaatkan untuk menghubungkan PC dengan Barcode Scanner, Hand Terminal, Credit Card Reader, Invoice Machine, dan lain sebagainya.

Tak cuma dari sisi fungsionalitas, desain bodinya pun tampak modern dan stylish dengan warna hitam doff. Untuk bagian atasnya sendiri, ECS membalutnya dengan motif garis-garis lengkung serta logo LIVA berbentuk lingkaran. Untuk menjaga temperatur komponen, sisi samping kiri dan kanannya pun sengaja dibuat berlubang-lubang sehingga panas yang dihasilkan bisa dikeluarkan dari bodi.