Review: Moto E4, Pilihan Smartphone Murah Terbaik?

Review: Moto E4, Pilihan Smartphone Murah Terbaik?

Dewasa ini, pasar smartphone seakan kekurangan stok smartphone dengan harga Rp 1 jutaan. Antusiasme pasar yang semakin besar ke segmen smartphone tanpa disadari mendorong perangkat entry level ke ujung tebing, dan pasar mulai dikuasai oleh smartphone kelas menengah keatas.

Fenomena itupun seakan dimanfaatkan oleh Motorola untuk menyuguhkan perangkat terbarunya, Moto E4. Perangkat smartphone ini disuguhkan ke segmen pasar entry level, dengan segala fitur yang disesuaikan dengan kelasnya.

Tim Technologue.id pun beruntung diberikan kesempatan untuk mencicipi kemampuan dari perangkat entry level besutan Motorola tersebut di tahun 2017 ini. Bagaimana kemampuannya?

Unboxing

Sebelum mengetahui kemampuan Moto E4, ada baiknya untuk kita menelusuri terlebih dahulu kotak yang membungkus perangkat ini. Bagaimana Motorola membungkusnya? Dan, apa saja isi kotaknya?

Moto E4 hadir dengan kotak yang dikuasai warna oranye pada bagian depannya. Logo Motorola pun terlihat dengan jelas pada bagian wajah kotak, yang ditemani oleh tulisan Moto E4. Anda juga dapat melihat logo kecil Lenovo pada sisi kanan bawah wajah kotak tersebut, yang bersebrangan dengan logo 4G.

Pada bagian belakangnya terpampang dengan rapih gambar perangkat, yang dibawahnya diikuti oleh segelintir informasi spesifikasi dari perangkat ini. Sementara itu pada sisinya terdapat logo Moto E4 dan sedikit sejarah mengenai Moto.

Ketika kotak dibuka, Moto E4 akan langsung menyambutmu sembari berselimut plastik pelindung sementara. Perangkat itupun dilapisi dengan plastik yang berhiaskan sedikit informasi tentang tombol dan fitur pada bagian layarnya.

Ketika kasur dari Moto E4 diangkat, Anda akan melihat beberapa aksesoris pendukung yang diberikan oleh Motorola, seperti handsfree, kabel data, dan adapter, yang keseluruhannya dilindungi oleh plastik. Terdapat pula buku garansi serta buku manual pada bagian dasar kotak.

Desain

Di tahun 2017 ini, nampaknya smartphone di segmen entry level memiliki penampilan yang jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya, beberapa waktu belakangan ini para vendor menggunukan desain yang terlihat premium pada perangkat entry level besutannya.

Hal itupun dilakukan oleh Motorola kepada Moto E4. Perangkat dengan bentang layar 5 inci tersebut memiliki penampilan yang sungguh menggoda, dan sulit untuk disadari sebagai perangkat berkelas entry level.

Pada layarnya tersebut, Motorola turut melapisinya dengan Corning Gorilla Glass 3 berjenis 2.5D. Lapisan itu membuat tampilan Moto E4 semakin menawan. Pemindai jari diletakan tepat dibawah layar. Lensa kamera depan berbaris rapih dengan microspeaker dan juga LED Flash.

Pada bagian belakangnya, kamu akan melihat sebuah kaca berbentuk bulat yang menjadi pelindung dari lensa kamera utama Moto E4. Bentuk sistem kamera yang circular tersebut nampaknya telah menjadi signature khusus perangkat Motorola.

Sementara itu, sekililing ponsel diisi oleh tombol volume dan juga tombol power. Saat ditanya posisi dari SIM Tray, maka silahkan membuka tutup baterai dari perangkat yang belum mengusung desain unibody tersebut.

Software

Ketika berbicara soal software, Motorola bisa disebut sebagai vendor yang paling asik, terlebih berbicara soal pengadopsian sistem operasi terbaru Android ke dalam perangkat-perangkatnya. Hal itu pula yang menjadikan Moto E4 menjadi pilihan smartphone terbaik di kelas entry level, karena Motorola nampaknya akan menyuguhkan Android O ke dalam perangkat tersebut.

Untuk saat ini, Moto E4 hadir sebagai smartphone yang ditenagai oleh sistem operasi Android Nougat 7.1.1. OS tersebut membuatnya menjadi perangkat yang cukup asik untuk menemani aktifitas selama hampir setengah hari, karena ditopang oleh kemampuan mengurangi penggunaan baterai.

Hal yang kami kurang menyukai perangkat ini adalah kemampuan tombol dibawah layar Moto E4 yang saat pertama menjumpainya terlihat seperti tombol home. Tombol tersebut rupanya hanya berfungsi sebagai pemindai jari, sehingga ketika pengguna membutuhkan 3 tombol navigasi utama dari Moto E4, mereka wajib menggeser sisi bawah layar ke atas.

Hal itu juga menyulitkan kami ketika tengah berada di suatu aplikasi dan hendak keluar dari sana. Kebiasaan aktifitas menekan tombol home sebagai langkah cepat kembali ke halaman awal, seringkali diaplikasikan ke Moto E4, yang berakhir pada rasa kesal karena merasa ditipu dengan kehadiran tombol dibawah layar tersebut.

Performa

Moto E4 adalah smartphone yang ditenagai oleh chipset besutam MediaTek, MT6737. Chipset tersebut memiliki 4 inti Cortex-A53 yang berkecepatan 1.3Ghz. Di dalam chipset itu sendiri terdapat pengolah grafis Mali-T720.

MT6737 yang tersemat di dalam Moto E4 ditemani oleh RAM sebesar 2GB dan ROM sebesar 16GB. Agar penggunanya dapat memperluas ruang penyimpanan di dalam perangkat tersebut, maka Motorola turut membekalinya dengan slot microSD yang bisa diisi hingga 128GB.

Ketika perangkat tersebut kami gunakan, beberapa kali kami menemukan jika perangkat cukup lambat dalam merespon tugas yang kami berikan. Salah satu contoh tugas yang kami berikan adalah berpindah dari aplikasi game ke aplikasi perpesanan.

Jika ditanya game apa saja yang dapat kami mainkan, maka jawabannya adalah tidak banyak. Game-game ringan adalah pilihan yang tepat bagi pengguna Moto E4 untuk menghilangkan bosan sembari tidak perlu khawatir akan lag.

Namun, permainan yang saat ini tengah booming, seperti Mobile Legends dan Arena of Valor tetap dapat kami jalankan. Hanya saja Anda tidak bisa berharap efek yang memuaskan ketika karakter mengeluarkan skill.

Bagi beberapa orang, performa ini sudah cukup untuk dijadikan sebagai peneman aktifitas sehari-hari. Well, harus diingat kembali jika Moto E4 hanyalah sebuah perangkat yang dibekali dengan chipset quad-core dari MediaTek.

Seluruh aktifitas yang Anda lakukan di dalam Moto E4 akan ditopang oleh baterai sebesar 2.800mAh. Walau terlihat kecil, ukuran tersebut sudah sangat adil, terlebih bagi perangkat berkelas entry level. Dan, seperti yang telah disampaikan sebelumnya, baterai tersebut dapat bertahan hingga hampir setengah hari.

Kamera

Motorola rupanya tidak lupa untuk menyematkan lensa kamera yang terbilang masih mumpuni untuk membantu para pengguna Moto E4 dalam mengabadikan momen terbaik mereka. Pasalnya, walau perangkat ini masuk ke dalam kelas entry level, kualitas kamera yang disajikannya masih cukup menyenangkan.

Pada bagian belakang, terdapat lensa berukuran 8MP berbukaan aperture f/2.2. Lensa tersebut ditemani oleh LED Flash, dan keduanya dibalut sebuah kaca pelindung yang berbentuk membulat.

Lensa utama dari Moto E4 memiliki ukuran pixel 1.12, yang telah mendukung fitur geo-tagging, panorama dan HDR. Jika ditanya hasil jepretannya, maka disarankan untuk pengguna memanfaatkan lensa tersebut dikala tingkat cahaya disekitar objek tinggi dan bukanlah objek bergerak.

Ketika kedua hal itu Anda langgar, maka bersiaplah untuk menerima hasil foto yang dipenuhi oleh noise dan juga kabur. Tentu hasill itu akan sangat mengecewakan untuk dipajang di social media.

Sementara itu, bagian depan dari Moto E4 diisi oleh lensa bertenaga 5MP. Lensa tersebut memiliki bukaan aperture f/2.2, dengan ukuran pixel 1.4 dan turut ditemani oleh LED Flash.

Lensa kamera selfie tersebut masih terbilang mampu untuk mengabadikan wajah Anda. Jika keadaan disekitar gelap, maka silahkan manfaatkan LED Flash yang disediakan oleh Moto E4.

Kesimpulan

Motorola nampak telah mengambil langkah yang tepat ketika meluncurkan Moto E4. Segala kemampuan yang ditawarkan oleh perangkat berkelas entry level tersebut sudah sangat tepat. Harapan dari sebuah perangkat seharga Rp 1.8 jutaan pun tidak kurang sedikitpun.

Desain dari Moto E4 tidak akan membuat penggunanya malu-malu untuk mengeluarkan perangkat tersebut ke public. Walau masih mengadopsi bahan plastic, namun warna yang diterapkan membuatnya berbaur dengan smartphone lain yang dibekali dengan bahan metal.

Ketika berbicara soal kamera, semua hasil yang ditampilkan Moto E4 cukup membuat kami untuk berkata “sip”. Tidak pernah kami lontarkan harapan berlebih saat mengetahui pangsa pasar dari smartphone besutan Motorola tersebut.

Spesifikasi

Jaringan: GSM / HSPA / LTE
Dimensi: 144.7 x 72.3 x 9.3 mm (6.06 x 3.03 x 0.35 in)
Sistem Operasi: Android 7.1.1 (Nougat)
Ukuran Layar: 5 inci
Jenis Layar: IPS
Resolusi Layar: 1280 x 720 piksel
Kamera Belakang: 8MP, LED Flash
Kamera Depan: 5 MP, LED Flash
Chipset: MediaTek MT6737
Kapasitas RAM: 2 GB
Memori Internal: 16 GB, slot microSD up to 128GB
Kapasitas Baterai: 2800 mAh
Harga: Rp 1.800.000