Baca juga:
Facebook Bisa Rekam Pembicaraan Telepon Anda? Ini Respons Zuckerberg
Studi yang digawangi oleh sejumlah peneliti asal University of California, Berkeley tersebut menjelaskan bahwa aplikasi-aplikasi yang mereka temukan memiliki kemampuan untuk mengumpulkan dan membagikan data user ke pihak yang tidak berwenang. Bahkan, mereka juga mencatat kalau aplikasi yang masuk ke dalam golongan program Designed for Families buatan Google, yang seharusnya lebih aman, juga bermasalah.Baca juga:
Jutaan Perangkat Android Ditarget Malware Crypto-mining
Untuk bisa mendapatkan kesimpulan tersebut, studi dilakukan dengan mengambil sampel sebanyak 5.855 aplikasi Android untuk anak-anak. Dan dari situ, terungkap jika hanya 4,8 persen aplikasi yang bebas dari pelanggaran karena tidak membagikan lokasi pengguna maupun informasi kontak pengguna.Baca juga:
Menyusup di Konten Pornografi, Malware Ini Bisa Rusak Fisik HP Anda!
Sementara sisanya, 18 persen di antaranya membagikan identifikasi pengguna untuk kepentingan iklan, 40 persen membagikan informasi personal tanpa alasan yang jelas, dan 39 di antaranya membagikan berbagai informasi namun masih menjaga privasi anak-anak.